10 Santri Ciamis yang Viral karena Tunangan Massal Diangkut Mobil Tahanan Mertua

Apa kabar 10 pasangan santri yang viral karena menjalani pertunangan massal di pesantren? Kini mereka ternyata telah menjalani akad nikah.

Editor: ferri amiril
istimewa
10 santri yang viral karena nikah massal dibawa mobil tahanan mertua 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Ciamis, Andri M Dhani

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Apa kabar 10 pasangan santri yang viral karena menjalani pertunangan massal di pesantren? Kini mereka ternyata telah menjalani akad nikah. Prosesi akad nikah berlangsung unik karena pengantin pria mengenakan rompi kuning dan menaiki mobil bertuliskan tahanan mertua.

10 pasangan santri senior di Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari resmi jadi pasangan suami istri setelah menjalani akad nikah Senin (23/1/2023).

Prosesi akad nikah massal tersebut berlangung di Masjid An Nawawi Komplek Pesantren Miftahul Huda II Bayasari Jatinegara Ciamis, bertepatan dengan tanggal 1 Rajab 1.444 hijryah.

Baca juga: Cuaca Hujan Petir Siang Hari Diprediksi Turun di Kabupaten Ciamis Hari Ini

Menurut penuturan KH Agus Malik, Pimpinan Umum Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari, 10 orang calon pengantin pria diberangkatkan dari miqotnya di Pondok Pesantren Mihrajul  Huda di Desa Dayeuh Luhur Jatinegara.

Dari Pondok Pesantren Mihrajul Huda Dayeuh Luhur tersebut ke-10 calon pengantin pria diberangkatkan dengan mobil khusus dengan tulisan “mobil  tahanan mertua”. Para calon pengantin pria tersebut memakai jaket/rompi oranye mirip tahanan. 

Baca juga: Jadi Kader Gerindra Masa Depan Perwakilan Ciamis, Aura Bangga Bisa Berdaya di Masa Muda

Mobil tahanan mertua yang mengangkut 10 calon pengantin pria itu diberangkatkan menuju  Ponpes Miftahul Huda II Bayasari. Dengan pengawalan iring-iringan  mobil khusus bertuliskan “Brigade Mondok”.  Dengan penumpangnya anggota resimen santri (resant), brigade santri (brigas), hansip dengan senjata mainan.

Setiba di kompleks Pesantren Miftahul Huda II Bayasari, para calon pengantin pria turun dari mobil “tahanan mertua”. Para calon mertua sudah menanti mereka dekat halaman Masjid An Nawawi.

Para calon mertua tersebut lantas mencari calon menantu masing-masing sesuai dengan hasil kitbah massal yang dilakukan sebelumnya. Kemudian para calon mertua tersebut melepas rompi oranye (mirip tahanan) kemudian menggantinya dengan jas. Serta memasangkan kopiah, sehingga calon pengantin pria tampil rapi dan gagah.

Baca juga: Mengenal Gerindra Masa Depan di Kabupaten Ciamis, Siapkan Regenerasi Perjuangan Partai

Kemudian para calon pengantin pria tersebut menuju Masjid An Nawawi tempat berlangsungnya proses akad nikah. Di dalam masjid sudah menanti penghulu dari KUA  Jatinegara.

Sebelum proses akad nikah dilakukan, didahului dengan kutbah nikah yang disampaikan oleh KH Nonop Hanafi, pengasuh Ponpes Miftahul Huda II Bayasari.

Baca juga: Cuaca Cerah Berawan akan Warnai Langit Ciamis Hari Ini

Usai kutbah nikah, dilanjutkan dengan proses akad nikah yang dikuti satu persatu calon pengantin pria. Ada seorang petugas dari KUA Jatinegara yang bertindak sebagai penghulu, memandu ikrar akad nikah satu persatu calon pengantin pria tersebut.

“Proses akad nikah tidak begitu lama. Bagi yang lancar sekitar 5 menit. Tapi ada seorang sampai diulang lebih dari 2 kali, mungkin karena grogi atau nervous,” ujar KH Agus Malik , pimpinan umum Pondok Pesantren Miftahul Huda II Bayasari kepada TribunPriangan.com.

Baca juga: Bupati Ciamis Peletakan Batu Pertama Pembangunan Pondok Pesantren Al Bahjah di Kecamatan Panjalu

Usai akad nikah, para pengantin pria berjalan keluar masjid. Dan dihalaman masjid sudah menanti 10 becak. Tiap becak sudah diakai nomor urut.  Di atas becak sudah menanti masing-masing seorang pengantin wanita yang memakai pakaian bercadar.

Halaman
12
Sumber: Tribun Priangan
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    berita POPULER

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved