Geger Seorang Kakek di Pangandaran Meninggal di Dalam Ruangan Mesjid

Geger, seorang kakek di Pangandaran ditemukan meninggal dunia di dalam ruangan Mesjid. Kejadian ini terjadi di Mesjid besar AL Istiqomah Pangandaran

Editor: ferri amiril
istimewa
Saat seorang kakek di Pangandaran ditemukan meninggal dunia di ruangan Mesjid besar AL Istiqomah Pangandaran 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Warga Pangandaran dibuar geger oleh seorang kakek yang ditemukan meninggal dunia di dalam ruangan Mesjid.

Kejadian ini terjadi di Mesjid besar AL Istiqomah Pangandaran, Rabu (26/4/2024) setelah kakek itu melaksanakan salat ashar berjamaah. 

Setelah melaksanakan salat ashar, kemudian kakek tersebut tertidur. Namun, ketika menjelang salat Maghrib dan hendak dibangunkan oleh jamaah lain ternyata sudah meninggal dunia.

Sejumlah warga yang mengetahui kejadian tersebut, langsung melapor ke Pos Pengamanan Operasi Ketupat Lodaya Polres Pangandaran yang tidak jauh dari Mesjid tersebut.

Kemudian, tak lama jenazah kakek dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran dengan menggunakan mobil ambulans.

Kakek ini bernama Nasrudin (69) warga Desa Pajaten, Kecamatan Sidamulih, Kabupaten Pangandaran

Kasat Reskrim Polres Pangandaran, AKP Luhut Sitorus membenarkan adanya kejadian tersebut. Setelah menerima laporan dari warga, pihaknya pun langsung mendatangi lokasi TKP.

"Memang, kami mengecek nadi korban sudah tidak ada denyut nadi tapi melihat dari fisik Korban tidak ada tanda-tanda kekerasan."

"Dari mulut korban mengeluarkan busa, namun kondisi badan belum kaku lalu korban segera dibawa ke RSUD Pandega Pangandaran," ujar Luhut kepada wartawan melalui WhatsApp, Kamis (27/4/2023) pagi.

Kemudian, setelah diperiksa oleh petugas medis di RSUD Pandega korban dinyatakan sudah meninggal dunia. 

Setelah sudah memastikan kondisinya, pihaknya pun kemudian berusaha menghubungi keluarganya.

"Dari identitas KTP korban, kami akhirnya bisa menghubungi keluarga korban," katanya.

Dari keterangan keluarganya, korban memang mempunyai riwayat penyakit gula. Sedangkan menurut keterangan medis, korban terkena serangan jantung. 

Namun selanjutnya, jenazah kakek tersebut dibawa ke rumah duka untuk segera dimakamkan di TPU setempat.(*)

Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved