Jumat, 10 April 2026

Rumah Ustaz Terisolasi

BREAKING NEWS! Ustaz Dadan dan Keluarga Terisolasi Proyek RS di Jatinangor, Lahan Belum Dibebaskan

Di titik ini, pagar seng tinggi membentang. Di balik pagar seng itulah, Ustaz Dadan dan keluarganya masih bertahan tinggal.

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
TERISOLASI - Ustaz Dadan (52) saat menunjukkan benteng tembok proyek pembangunan RS Mitra Plumbon, di Desa Mekargalih, Jatinangor, Sumedang kepada Tribun Jabar.id, Rabu (7/1/2026) sore. 

Ringkasan Berita:

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Hidup di Kawasan Perkotaan Jatinangor (KPJ) bukan membuat Ustaz Dadan (52) dan keluarganya bahagia.

Sebaliknya, mereka empat orang sekeluarga sengsara karena rumahnya terisolasi proyek pembangunan rumah sakit.

RS Mitra Plumbon akan membangun rumah sakit di Dusun Dangdeur  RT01/12, Desa Mekargalih, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang

Akses yang mudah ke dunia di luar lingkungan rumah Ustaz Dadan, kini tinggal kenangan. Wilayahnya dikepung benteng kokoh berupa tembok dan sebagian sisi berupa pagar seng tinggi.

Supaya lebih mudah, lokasi ini jika diakses dari Jalan Raya Bandung–Garut, tepatnya berada di dekat Toko Buku Dappas, kawasan Dangdeur.

Di titik ini, pagar seng tinggi membentang. Di balik pagar seng itulah, Ustaz Dadan dan keluarganya masih bertahan tinggal.

Penutupan akses jalan akibat proyek pembangunan RS Mitra Plumbon membuat keluarga Ustaz Dadan terisolasi sejak sekitar sepekan terakhir.

Baca juga: DPRD Sumedang Soroti Peran Kecamatan dan Desa Pada Kejadian Longsor Mini Soccer

Menurut informasi yang dihimpun Tribunjabar.id, proyek tersebut diduga belum mengantongi izin lengkap, sementara lahan milik warga di sekitar lokasi juga belum seluruhnya dibebaskan, tepatnya lahan dan rumah miliknya. 

Ustaz Dadan mengungkapkan, saat ini ia tinggal bersama istri dan dua anaknya di kawasan yang dulu merupakan permukiman warga. Satu per satu tetangga telah pindah, bahkan bangunan masjid di sekitar lokasi sudah dirubuhkan.

“Ya saya di sini satu keluarga. Terisolasi sudah seminggu lalu. Lahan ini mau dibikin rumah sakit,” ujar Ustaz Dadan saat ditemui Tribun Jabar.id, di kediamannya, Rabu (7/102026) sore. 

Ia menyebut, satu-satunya akses keluar-masuk yang tersisa hanyalah jalan sempit di belakang rumah yang harus memutar ke area persawahan. Akses itu pun sulit dilalui, terlebih jika menggunakan sepeda motor.

“Satu sisi masih syukur ada jalan, meski harus mutar ke belakang, ke sawah. Kalau hujan, ya kotor-kotor, pakai motor muter-muter,” katanya.

Ustaz Dadan mengaku heran, rumah yang masih ia tempati belum dibebaskan, namun area di sekelilingnya sudah ditutup rapat oleh proyek. Akibatnya, keluarganya seolah terkurung di tengah kawasan pembangunan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved