Polemik Ponpes Al Zaytun

Polemik Al-Zaytun Belum Tuntas, Ini Bisnis Ilegal yang Baru Terkuak dari Aset Panji Gumilang

Polemik Al-Zaytune Belum Finis, Ini Bisnis Ilegal yang Baru Terkuak dari Aset Panji Gumilang

Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Youtube.com
Pesan panji gumilang pasca di panggil Bareskrim Polri pada Senin 3 July 2023 (Tangkapan laayr Youtube Chanel Al-ZaytunOfficial) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Satu persatu bisnis dedengkot Pondok Pesantren (Ponpes) Al-Zaytun, Panji Gumilang mulai terkuak kepermukaan.

Teranyar, salah satunya adalah Wisma Al Islah yang dikabarkan fasilitasnya mirip dengan hotel berbintang tiga.

Hal ini terkuak setelah dikonfirmasi pihak Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Kabupaten Indramayu.

Bahkan menurut penelusuran PHRI, wisma ini miliki sedikitnya 50 buah kamar dengan setingkat hotel bintang tiga.

Meski demikian, hotel tersebut nyatanya tidak terdaftar dalam PHRI Kabupaten Indramayu, hingga saat ini.

“Untuk Wisma Al Islah ya yang ada di dalam Al Zaytun, sampai saat ini belum terdaftar di PHRI Kabupaten Indramayu,” ujar Dedy.

Baca juga: PHRI Indramayu Pastikan Hotel Milik Al Zaytun yang Setara Hotel Bintang 3 tak Terdaftar Anggota PHRI

Ia menambahkan, Hunian sementara tersebut memiliki lebih dari 50 kamar dan setara dengann hotel bintang tiga.

“Saya pernah menginap di sana, itu setara dengan hotel bintang tiga, ada lebih dari 50 kamar, kalau ga salah ada tuga sampai empat lantai, fasilitasnya setara hotel.” Jelasnya.

Dedy menilai bahwa wisma ini bukanlah wisma untuk umum, tetapi dibuka untuk tamu dari santri yang ada di Pondok Pesantren Al Zaytun.

“Sepertinya itu hotel bukan untuk umum, karena ga ada di jejaring aplikasi penawaran hotel, saya kira itu untuk tamu-tamu dari santri atau orang tua santri yang mau menginap di sana,” ucapnya.

Diketahui hotel berbitang yang berdiri di dalam komplek Ponpes Al-Zaytun yang berada di Kecamatan Gantar, Kabupaten Indramayu, Jawa Barat tersebut diduga tidak terdata dalam Pemkab Indramayu.

Selain itu, Bupati Indramayu sendiri, Nina Agustina mengaku tidak mengetahui adanya bangunan hotel di dalam kawasan Pondok Pesantren Al-Zaytun pimpinan Panji Gumilang tersebut.

Baca juga: Mengenal KH Muhyiddin, Sosok yang Meneguhkan Ridwan Kamil Menghadapi Polemik Al Zaytun

Nina mengaku hanya mengetahui adanya perusahaan air minum di dalam kawasan Al Zaytun.

"Ada hotel? Wah, saya enggak tahu kalau ada hotel. Kalau perusahaan air minum yang pertama izinnya. Kalau untuk hotel saya belum tahu," ujarnya, Selasa (25/7/2023).

Mengetahui hal itu, Nina akan segera melakukan pengecekan untuk memastikan keberadaan bangunan hotel di Al Zaytun.

Halaman
12
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved