Sabtu, 11 April 2026

Longsor Susulan Cadas Pangeran

Longsor Susulan di Jalus Cadas Pangeran Sumedang Masih Mengancam, Tapi Tanpa Petugas Pantau

Ancaman bencana tanah longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang masih tinggi. 

|
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
TERANCAM LONGSOR SUSULAN - Kondisi tebing yang longsor di jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (28/12/2025) sore. Setelah longsor, muncul beberapa titik mata air. 

Ringkasan Berita:
  • Ancaman longsor Cadas Pangeran masih tinggi; pengendara diminta ekstra waspada.
  • Longsor 25–26/12 di Jelekong; lokasi minim pemantauan, hanya barrier.
  • BPBD: kawasan rawan; hujan tingkatkan risiko, hujan deras sebaiknya berteduh.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Ancaman bencana tanah longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang masih tinggi. 

Pengendara yang berencana melintas di jalur ini wajib untuk ekstra waspada.

Diberitakan sebelumnya, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian cukup terjal di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan. 

Longsor pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) petang, dan di titik yang sama, longsor susulan terjadi  pada Jumat  (26/12/2025) sore. 

Meski adanya potensi longsor susulan, di lokasi longsor terpantau tanpa ada petugas yang melakukan pemantauan dan bersiaga untuk memastikan bergerak cepat tatkala longsor susulan kembali terjadi di lokasi tersebut. 

Seperti  pengamatan Tribun Jabar.id, Minggu (28/12/2025) sejak pukul 15.10 WIB hingga pukul 16.20 WIB. 

Baca juga: Waspada! Potensi Longsor Susulan di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Masih Tinggi

Di lokasi longsor, hanya terlihat ada 10 pembatas jalan (road barrier) berwarna oranye, puluhan cerucuk bambu, dan dua batang pipa paralon warna putih menancap ke tanah. Dua pipa paralon tersebut terlihat mengeluarkn air seukuran jari tangan orang dewasa. 

Hingga berita ini ditulis, hujan intesitas sedang yang mengguyur jalur Cadas Pangeran sejak pukul 16.31 WIB, Minggu (28/12), hujan sudah mereda, dan gerimis turun perlahan di jalur ini. 

Diberitakan sebelumnya, Kepala Pelaksan BPBD Sumedang, Bambang Rianto mengatakan, kawasan Cadas Pangeran memang termasuk wilayah rawan bencana, dengan sejumlah titik yang berpotensi longsor, baik di sekitar Jelekong maupun titik-titik lainnya di sepanjang jalur tersebut.

"Kalau potensi, Cadas Pangeran ini memang kita waspadai. Ada beberapa titik rawan longsor. Tanah yang tidak kuat dan hujan terus-menerus memang meningkatkan risiko,” ujarnya.

Ia mengimbau para pengendara yang melintas di jalur Cadas Pangeran agar tetap waspada, terutama saat hujan deras.

“Pengendara kami sarankan hati-hati. Kalau hujan terlalu deras, sebaiknya berteduh di tempat yang aman,” katanya.

Baca juga: Ada Retakan Baru di Mahkota Longsor Cadas Pangeran Sumedang

Sebelumnya diberitakan, kejadian tebing lpngsor kembali melanda jalur Cadas Pangeran, yang berada di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Jumat (26/12/2025) sore. 

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved