Sabtu, 25 April 2026

Ada Retakan Baru di Mahkota Longsor Cadas Pangeran Sumedang

Petugas Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, TNI, Polri, dan Kementerian PUPR

Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
TribunJabar.id/Kiki Andriana
Sebuah mobil Pemadam Kebakaran (Damkar) dikeragkan ke lokasi longsor susulan, di di Jalur Cadas Pangeran, Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang. Longsor susulan terjadi pada Jumat (26/12/2025) sore. 
Ringkasan Berita:* Ada retakan baru di mahkota longsor Cadas Pangeran Sumedang
* Warga diimbau untuk selalu waspada
* Cuaca buruk segera berteduh cari tempat aman

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Petugas Gabungan dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Sumedang, TNI, Polri, dan Kementerian PUPR (Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, menemukan retakan tanah di area mahkota longsor tebing di jalur Cadas Pangeran

Retakan tersebut berpotensi terjadi longsor susulan. 

Sebelumnya, longsor terjadi di tebing dengan ketinggian cukup terjal di Jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan. Longsor pertama terjadi pada Kamis (25/12/2025) petang, dan disusul longsor berikutnya pada Jumat  (26/12/2025) sore, di titik yang sama.

Pada kejadian awal, material longsor tidak sepenuhnya menutup jalan. Namun, sebuah pohon berukuran besar yang tumbang melintang sempat menghalangi arus lalu lintas. 

Pada longsor susulan, material tanah menutup seluruh badan jalan utama penghubung Bandung–Cirebon itu. 

Baca juga: Waspada! Potensi Longsor Susulan di Jalur Cadas Pangeran Sumedang Masih Tinggi

Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Sumedang, Hendar, mengatakan, setelah dilakukan pemeriksaan oleh tim gabungan, ditemukan retakan tanah dengan ukuran sejengkal orang dewasa yang membentang di area mahkota longsor

Menurut Hendar, retakan tersebut berpotensi menimbulkan longsor susulan. 

"Di area mahkota longsor ada retakan tanah sejengkal. Ya, apabila hujan deras yang berdurasi lebih dari satu jam berpotensi longsor susulan di lokasi tersebut," kata Hendar kepada Tribun, Minggu (28/12/2025). 

Hendar menyebutkan, pihaknya telah melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait upaya percepatan penanganan longsor di kawasan tersebut. 

"Penanganan jangka pendek, di mahkota longsor telah dipasangi terpal, dan  dipasang cerucuk penahan tanah , serta pembuatan terasering. Upaya ini untuk stabilisasi lereng dan pengurangan risiko longsor lanjutan," ucapnya. 

Ia menyebutkan, Tim Gabungan telah mendirikan Posko Darurat  di Markas Polsek Pamulihan untuk mengantisipasi bila sewaktu-waktu terjadi bencana alam di kawasan Cadas Pangeran.

"Mudah mudahan tidak terjadi apa-apa," katanya.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved