Rabu, 29 April 2026

Longsor Susulan Cadas Pangeran

Longsor Susulan di Jalus Cadas Pangeran Sumedang Masih Mengancam, Tapi Tanpa Petugas Pantau

Ancaman bencana tanah longsor di jalur Cadas Pangeran, Kabupaten Sumedang masih tinggi. 

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
TERANCAM LONGSOR SUSULAN - Kondisi tebing yang longsor di jalur Cadas Pangeran, tepatnya di Dusun Jelekong, Desa Cigendel, Kecamatan Pamulihan, Kabupaten Sumedang, Minggu (28/12/2025) sore. Setelah longsor, muncul beberapa titik mata air. 

“Longsor terjadi akibat hujan deras. Tebing cukup tinggi dan membawa beberapa pohon. Satu pohon besar menutup seluruh badan jalan,” kata Agus di lokasi kejadian.

Beruntung, dalam peristiwa ini tidak ada korban jiwa maupun korban luka.

Namun, arus lalu lintas dari arah Tanjungsari menuju Sumedang maupun sebaliknya sempat lumpuh total.

Kabel Listrik dan Telekomunikasi Tertimpa

Selain menutup jalan, pohon tumbang juga menimpa kabel listrik serta jaringan telepon dan internet.

Aparat gabungan langsung berkoordinasi dengan PLN untuk mengantisipasi risiko kelistrikan.

“Pohon juga mengenai kabel listrik dan telekomunikasi. Kami sudah koordinasi dengan PLN,” ujar Agus.

Akibat kejadian tersebut, penerangan jalan umum (PJU) di sekitar lokasi padam, sehingga proses penanganan dilakukan dengan bantuan lampu penerangan portabel.

Arus Lalu Lintas Sempat Macet Mengular

Material longsor berupa tanah tidak sepenuhnya menutup jalan.

Fokus utama aparat gabungan dari TNI, Polri, BPBD Sumedang, dan unsur terkait lainnya adalah mengevakuasi pohon besar yang melintang di jalan.

Dengan menggunakan gergaji mesin dan alat manual, petugas memotong batang pohon dan membersihkan ranting. Proses evakuasi berlangsung cukup cepat.

Sekitar satu jam setelah kejadian, jalur Cadas Pangeran kembali bisa dilalui kendaraan.

Namun, arus lalu lintas sempat diberlakukan sistem buka-tutup untuk mengurai kemacetan.

Pantauan sekitar pukul 19.45 WIB, antrean kendaraan dari kedua arah sempat mencapai sekitar satu kilometer.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 3/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved