Program MBG di Pangandaran
Aliran Dana dari BGN Mandek, 2 SPPG di Pangandaran Setop Beroperasi
Koordinator SPPG Kabupaten Pangandaran, Gugun Wiguna, membenarkan bahwa dua titik layanan tersebut sudah kehabisan modal untuk memasak dan distribusi
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Tersendatnya dana operasional program strategis nasional ini memicu spekulasi di tengah masyarakat.
Kuat dugaan, mandeknya anggaran berkaitan erat dengan kasus hukum yang baru-baru ini menyeret eks pejabat Badan Gizi Nasional (BGN) hingga ditangkap oleh Kejaksaan Agung.
Ketika dikonfirmasi mengenai keterkaitan tersebut, Gugun enggan berspekulasi lebih jauh dan memilih mengembalikan perkara itu ke pemerintah pusat.
"Kalau soal keterkaitan dengan kasus hukum itu, saya tidak tahu-menahu. Itu sudah menjadi urusan dan ranah di tingkat pusat," pungkasnya. (*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Buntut Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Hentikan Sementara Pengiriman ke 2 Desa |
|
|---|
| Sidak SPPG Banjarharja Pangandaran: Tak Ada IPAL Sesuai SOP, Sampah Menumpuk, Limbah bau Menyengat |
|
|---|
| Viral Menu MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Disidak Tim Kesehatan |
|
|---|
| Bagikan MBG Basi, SPPG Banjarharja Pangandaran Akui Belum Pernah Membuat Masakan Basah untuk B3 |
|
|---|
| Menu MBG Basi di Pangandaran Diunggah di Medsos, SPPG Langsung Menanggapi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/SPPG-STOP-OPERASIONAL-di-Pangandaran-462026-1.jpg)