Senin, 27 April 2026

Kronologis Pelajar SMP Asal Garut Dihabisi Pelaku yang Berteman Sejak SD

Pembunuhan seorang remaja asal Kabupaten Garut di wilayah eks wisata Kampung Gajah Bandung Barat berhasil terungkap

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
KAKEK KORBAN - Undang (52) kakek ZAAQ (14) siswa SMPN Bandung, korban pembunuhan sadis yang jasadnya ditemukan di eks Tempat Wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto direkam saat diwawancarai di kediaman korban di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) petang. 

Ia menuturkan, selama satu pekan ini keluarga tidak pernah bisa tidur nyenyak, bagaimana tidak. Anak baik yang dilaporkan hilang itu ternyata dibunuh dengan sadis.

Keluarga mencoba memecahkan teka-teki hingga akhirnya, firasat itu benar.  Termasuk ada pengakuan dari pelaku bahwa di hari hilangnya korban, pelaku berada di Bandung.

"Pas hari kedua pencarian, kami sudah menghubungi polisi dan meminta mengecek posisi hape korban, sempat aktif di pos depan jalan, saya semakin yakin," ungkapnya.

Undang mengira, Zein masih hidup saat itu. Pikiran positifnya menyebut bahwa Zein dibawa kabur oleh pelaku ke Garut.

Sinyal dari handphone korban kembali mati, hingga akhirnya ada kabar bahwa Zein ditemukan sudah tak bernyawa di suatu tempat wisata yang telah terbengkalai.

Ditemukannya korban ungkapnya, merupakan jawaban atas doa-doa pihak keluarga di malam Jum'at yang menggelar yasinan.

"Keluarga berharap korban ditemukan dalam keadaan hidup, namun kenyataannya korban telah meninggal dunia," ucapnya.

Zein lahir di Bandung, ia merupakan anak kedua dari empat bersaudara, ia sudah ditinggal meninggal oleh ibunya sejak duduk di bangku kelas empat sekolah dasar.

Kemudian pindah ke Banyuresmi Kabupaten Garut di kelas lima dengan bersekolah di SD Al Ghifari.

"Di situlah awal perkenalan korban dengan pelaku, memang sejak kenal dengan pelaku dia kerap menderita, belakang kami tahu dia sering dianiaya," jelas Undang.

Pelaku Pernah Pukul Korban Hingga Mata Bengkak

Pelaku YA ucapnya, pernah memukul korban di bagian mata hingga bengkak, saat itu korban ditanyai dan kemudian baru bisa jujur atas apa yang selama ini disimpannya.

Dari peristiwa itu, Zein ternyata hidup menderita di bawah perilaku kasar pelaku, bahkan uang jajan korban kerap dirampas oleh pelaku.

"Setelah lulus SD, kami pindahkan dia ke Bandung agar jauh dari pelaku, ternyata pelaku tetap mendatanginya bahkan rutin," katanya.

Undang kemudian berbicara banyak tentang hal-hal yang menimpa Zein hingga akhir hayatnya.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved