Jumat, 10 April 2026

Kronologis Pelajar SMP Asal Garut Dihabisi Pelaku yang Berteman Sejak SD

Pembunuhan seorang remaja asal Kabupaten Garut di wilayah eks wisata Kampung Gajah Bandung Barat berhasil terungkap

Penulis: Sidqi Al Ghifari | Editor: ferri amiril
TribunJabar.id/Sidqi Al Ghifari
KAKEK KORBAN - Undang (52) kakek ZAAQ (14) siswa SMPN Bandung, korban pembunuhan sadis yang jasadnya ditemukan di eks Tempat Wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB). Foto direkam saat diwawancarai di kediaman korban di Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Senin (16/2/2026) petang. 

Ringkasan Berita:* Pembunuhan seorang remaja asal Kabupaten Garut di wilayah eks wisata Kampung Gajah Bandung Barat berhasil terungkap. Pelaku adalah teman korban saat sekolah dasar di Garut sebelum korban pindah untuk bersekolah SMP di Bandung. Keluarga sempat kehilangan korban selama seminggu sebelum korban Zein Ahmad Abdul Qudus ditemukan tak bernyawa

 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com Garut, Sidqi Al Ghifari


TRIBUNPRIANGAN.COM, GARUT - Pembunuhan seorang remaja asal Kabupaten Garut di wilayah eks wisata Kampung Gajah Bandung Barat berhasil terungkap. Pelaku adalah teman korban saat sekolah dasar di Garut sebelum korban pindah untuk bersekolah SMP di Bandung. Keluarga sempat kehilangan korban selama seminggu sebelum korban Zein Ahmad Abdul Qudus ditemukan tak bernyawa.

Zein Ahmad Abdul Qudus (14) kini sudah beristirahat dengan tenang, jasadnya telah disemayamkan di Garut, Jawa Barat.

Zein merupakan korban pembunuhan sadis yang dilakukan oleh temannya sendiri berinisial YA (16), aksi kejam itu dilakukan di kawasan eks Wisata Kampung Gajah, Desa Cihideung, Kecamatan Parongpong, Kabupaten Bandung Barat (KBB), Senin (9/2/2026).

Jasadnya kemudian berhasil ditemukan pada Jumat (13/2/2026).

Korban dan pelaku sama-sama merupakan warga Banyuresmi, Kabupaten Garut, Jawa Barat.

Pelaku Masih Bertetangga dengan Korban

Tribun berhasil menggali informasi soal kronologi peristiwa nahas itu dari keluarga korban di Kampung Burujul, Desa Margahayu, Senin (16/2/2026) petang.

Wartawan Tribun sempat tak menyangka saat mengetuk pintu rumah keluarga korban. Pintu itu dibuka oleh Undang (52), kakek korban.

Undang merupakan rekan wartawan Tribun dan pernah mengundang untuk melatih warga desa dalam program literasi digital.

"Akang kemana aja, saya mau ngehubungi akang tapi WhatsApp saya kena retas," ujarnya dengan rangkulan ramah.

Di dalam rumah, sejumlah tamu masih berkumpul untuk mengucapkan belasungkawa atau bertakziah. 

Beberapa kerabat korban tengah sibuk di dapur, menyiapkan makanan untuk tamu yang terus berdatangan.

"Saya sudah menyangka pelaku pembunuhan terhadap cucu saya adalah dia, temannya sendiri warga sini, rumahnya dekat sini," ungkap Undang membuka pembicaraan.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved