Kronologi Kecelakaan Lansia dan Bule yang Sempat Viral Hingga Berujung Dugaan Penganiayaan
Kronologi Kecelakaan Lansia dan Bule yang Sempat Viral Hingga Berujung Dugaan Penganiayaan
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Satuan Lalu Lintas Polres Pangandaran Polda Jabar meluruskan kejadian kecelakaan menimpa Nasimun (60) pria Lansia yang juga diduga menjadi korban penganiayaan seorang bule.
Peristiwa itu terjadi di Jalan Kidang Pananjung RT 04/08 Dusun Parapat Desa Pangandaran, Minggu (9/2/2025) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kasat Lantas Polres Pangandaran, AKP Asep Nugraha mengatakan, kejadian kecelakaan terjadi ketika sepeda motor yang dikendarai Nasimun melaju dari arah Simpang Ajo menuju Bunderan Marlin.
"Tapi, di TKP menurut pak Nasimun itu beliau menghindar kendaraan yang keluar dari gang," ujar Asep kepada Tribun melalui WhatsApp, Jumat (14/2/2025) siang.
Kemudian, tidak jauh ada kendaraan sepeda motor yang terparkir di depannya yang pada akhirnya bersenggolan.
"Akibat senggolan tersebut, pak Nasimun jatuh, termasuk motor Mr ZSS itu jatuh dan menimpa anaknya yang sedang berdiri di sebelah motor," katanya.
Karena tertimpa motor, mengakibatkan anak Mr ZSS luka-luka dan saat itu kemungkinan Mr ZSS kaget atau sock melihat anaknya tertimpa sepeda motor.
"Kejadian selanjutnya apakah terjadi penganiayaan bentuknya seperti bagaimana. Namun, keterangan dari pak Nasimun katanya ada suara benturan di helm terus dia tidak sadarkan diri. Itu menurut versi pak Nasimun," ucap Asep.
Meskipun demikian, kini Mr ZSS dengan keluarganya Kamis (13/2) sore kemarin sudah mendatangi kediaman Nasimun.
"Mereka berdua sudah saling memaafkan. Namun untuk proses, karena hal ini kemarin pak Nasimun sudah ada pendampingan hukum dari kuasa hukumnya," ujarnya.
Jadi, untuk pencabutan perkara laporan ke Polres Pangandaran nanti dilakukan oleh kuasa hukum pelapor.
"Tapi, pada intinya antara kedua belah pihak sudah saling memaafkan dan sudah terjadi islah. Walaupun sampai hari ini untuk proses hukum belum ada pencabutan," kata Asep.(*)
| Warga Pamotan Pangandaran Berharap Jalan Provinsi Ditinggikan, Sering Banjir |
|
|---|
| 3 Hari Hilang, Lansia di Tasikmalaya Ditemukan Dalam Kondisi Meninggal |
|
|---|
| 10 Tahun Hidup Sebatang Kara, Lansia di Banjaranyar Ciamis Dapat Bantuan Rumah dan Sembako |
|
|---|
| Nenek Onah Asal Pangandaran Berangkat Haji dari Biaya Berjualan Kayu Albasia |
|
|---|
| Viking Tasikmalaya Sebut Tak Ada Anggotanya yang Menjadi Korban Kecelakaan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/bulearogan.jpg)