Satu Pelaku Pembobol Sekolah Ditembak Polres Sumedang karena Melawan
Satu pelaku pembobol sekolah terpaksa ditembak saat Tim gabungan dari Jatanras dan Resmob Polres Sumedang
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Satu pelaku pembobol sekolah terpaksa ditembak saat Tim gabungan dari Jatanras dan Resmob Polres Sumedang meringkus komplotan pencuri spesialis sekolah yang beraksi di berbagai kota/kabupaten di Jawa Barat.
Polisi menciduk enam tersangka, satu di antaranya ditembak karena berusaha melarikan diri dan melawan saat diringkus Polisi. Ia adalah Abdul Rahman Tahupelasari alias Mumar (36) warga Jabon Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.
Saat dipamerkan di Markas Polres Sumedang, Rabu (10/9/2025), Abdul Rahman terlihat duduk di kursi roda dengan kaki kiri dibalut perban akibat timah panas.
"Saat penangkapan, pelaku ART berusaha melawan petugas," kata Kapolres Sumedang, AKBP Sandityo Mahardika kepada Tribun.
Kapolres menyebutkan, pelaku ART merupakan residivis kasus pencurian.
Baca juga: Kapolres Sumedang Imbau Setiap Sekolah Ada Petugas Jaga Malam dan Koordinasi dengan Polsek
Selain itu, berdasarkan informasi yang diterima, ada laporan polisi mengenai ART atas pembobolan brankas di wilayah Cianjur.
"Selain kasus pembobolan sekolah, ada juga kasus pembobolan brankas," kata Kapolres.
Tim Reserse Kriminal Polres Sumedang meringkus komplotan pembobol empat sekolah di Kabupaten Sumedang.
Komplotan itu diperlihatkan kepada publik pada Rabu (10/9/2025) siang. Selain para pelaku, Polisi juga mengamankan sejumlah barang bukti seperti laptop, PC, dan mobil serta alat-alat yang digunakan pelaku.
Keenam pelaku diringkus Polisi di wilayah Karawang, dan Bogor.
Anggota komplotan ini adalah Abdul Rahman alias Mumar (36) warga Jabon Udik, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor. Kemudian, Nur Fadli (25) warga Bantarjaya, Kecamatan Rancabungur, Kabupaten Bogor.
Pelaku lainnya, Farhan Fadilah (19), warga Cilangkap, Kecamatan Ciseeng, Kabupaten Bogor. Lalu, Badri (27) Mahasiswa asal Tarikolot, Kecamatan Dramaga, Bogor, dan Erlangga (24) warga Lancasari, Kecamatan Rancabungur, Bogor.
Mereka semuanya adalah pemetik. Sementara penadah barang curian mereka adalah Dedi Karta (38), warga Kampung Sawah, Kecamatan Emang, Bogor. (*)
| Polisi Buru Pelaku Penodongan Mahasiswi Unpad di Jatinangor, CCTV dan TKP Didalami |
|
|---|
| Khusus Siswa Siswi SMP/Sederajat, Bantuan PIP Mei 2026 Cair Lagi, Cek di Laman Resmi Kemendikdasmen |
|
|---|
| Cara Cek Bantuan PIP Mei 2026 untuk Siswa SD/Sederajat, Langsung Klik Link Resmi dari Kemendikdasmen |
|
|---|
| Cara Cek Bantuan PIP Mei 2026 Khusus Siswa SMAcSederajat Langsung di Laman Resmi Kemendikdasmen |
|
|---|
| Ini Kriteria Sekolah yang Akan Bertransformasi Jadi Sekolah Maung se-Jabar, Priangan Ada 8 Lokasi |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/komplotanpencuriririri.jpg)