Stok Gas Elpiji di Tasikmalaya Ditambah 60 Persen Jelang Idul Adha-Cuti Bersama, Pembelian Pakai KTP
Pasalnya, kegiatan memasak warga diprediksi meningkat bersamaan dengan permintaan tabung gas yang juga meningkat.
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M Perdana
TRIBUNPRIANGAN.COM, KOTA TASIKMALAYA - Jelang Hari Raya Idul Adha 2024, Pertamina cabang Tasikmalaya menambah stok gas elpiji 3 kilogram sebesar 60 persen.
Pasalnya, kegiatan memasak warga diprediksi meningkat bersamaan dengan permintaan tabung gas yang juga meningkat.
“Mulai besok (Sabtu, 15/6/2024) sampai Selasa (18/6/2024) ya, 'kan ada libur, diperkirakan ada sedikit kenaikan (kegiatan memasak). Untuk wilayah Kota-Kabupaten Tasikmalaya, kami ada penambahan di perbatasan (wilayah), total 50-60 persen dari alokasi rata-rata harian," ucap Sales Branch Manager Ritel 4 PT Pertamina Bandung, Faisal Fahd pada Jumat (14/6/2024).
Kenaikan angka tersebut diharapkan mampu memenuhi kebutuhan masyarakat pada masa periode libur Idul Adha kali ini.
"Kalau kondisi normal, kami mengeluarkan stok sampai 100 ton untuk gas elpiji 3 kilogram ini. Tentunya, kali ini ada penambahan sekira 40-60 ton per harinya," terang Faisal.
Baca juga: Beli Gas Elpiji 3 Kg Harus Pake KTP, Dinas Perdagangan di Pangandaran Klaim Tidak Ada yang Ngeluh
Tak hanya kebutuhan rumah tangga, Faishal juga menyasar kebutuhan restoran yang kerap menggunakan gas elpiji 50 kilogram.
“Akan ada banyak kegiatan masyarakat memasak, itu kita harapkan segala kegiatan yang berhubungan dengan memasak menggunakan elpiji 3 kilogram ataupun 50 kilogram dalam hal ini restoran, bisa terpenuhi secara maksimal,” jelasnya.
Tidak hanya jelang Idul Adha, Faisal juga menjelaskan bahwa kenaikan permintaan akan melonjak hingga cuti bersama selesai, yakni 18 Juni mendatang.
Baca juga: Penjualan Elpiji 3 Kg Bakal Melalui Penyalur Resmi, Begini Kata Pengamat Ekonomi Unpas
“Kenaikan itu kami prediksi jelang Idul Adha maupun seetelahnya, karena kan ada Hari Tasyrik. Kami harap angka itu bisa menyesuaikan kebutuhan di lapangan,” terangnya.
Faisal turut mengimbau masyarakat Tasikmalaya untuk membeli tabung gas elpiji 3 kilogram sesuai dengan aturan yang berlaku, yakni menggunakan Kartu Tanda Penduduk (KTP).
“Tentu ini sebagai bentuk kepatuhan kita kepada peraturan yang sudah ditetapkan. Agar tepat sasaran. Saat ini, Pertamina sedang tahap pendataan masyarakat yang menggunakan gas elpiji 3 kilogram,” terangnya.
Baca juga: Jelang Pilkada 2024, Disdukcapil Ciamis Geber Perekaman E-KTP bagi Pemilih Pemula
Gas elpiji 3 kilogram sendiri, tambah Faisal, merupakan salah satu gas yang dipantau pihak pemerintah lantaran berstatus subsidi, maka perlu tepat sasaran dan dapat dicegah supaya tidak terjadi penimbunan di lapangan.
“Untuk itu, kami melakukan penambahan secara hati-hati. Kami lihat tren di lapangan. Kami hitung baik-baik supaya itu tidak terjadi,” pungkasnya. (*)
Daftar Momen Penting dan Hari Besar di Kalender September 2025, Catat Buat Agendakan Liburan |
![]() |
---|
Viral Nasi Tutug Oncom Jadi Menu MBG di Tasikmalaya, Camat: Kandungan Sudah Diperiksa Ahli Gizi |
![]() |
---|
Gunakan Insinerator Cara Warga Kampung Benteng Atasi Persoalan Sampah di Kota Tasikmalaya |
![]() |
---|
Pegawai Desa di Manonjaya Diamankan Polisi Terkait Dugaan Peredaran Obat Ilegal |
![]() |
---|
Wakil Wali Kota Tasikmalaya Usulkan Rehab Total GOR Sukapura: ‘Tamparan Bagi Saya’ |
![]() |
---|
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.