Pilkada 2024

2 Terobosan KPU Pangandaran Hadapi Pilkada 2024

Adapun kedua terobosan ini antara lain membangun kepercayaan publik dan menggandeng kemitraan strategis.

Penulis: Padna | Editor: Gelar Aldi Sugiara
TribunPriangan.com/Padna
Ketua KPU Kabupaten Pangandaran, Muhtadin saat menjalani wawancara langsung Podcast bersama Content Manager Tribun Priangan Machmud Mubarok di Kantor KPU Pangandaran, Rabu (22/5/2024) siang. 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - KPU Kabupaten Pangandaran dalam menghadapi Pilkada 2024, sedang membangun kepercayaan publik agar masyarakat dapat mengetahui penyelenggara Pemilu 2024.

Menurut Ketua KPU Pangandaran, Muhtadin, kepercayaan publik terhadap penyelenggara Pemilu bersifat penting dan sangat berpengaruh terhadap legitimasi dari masyarakat.

"Maka, kami membangun kredibilitas mulai para petugas di setiap TPS , PPS, PPK dan di KPU Kabupaten Pangandaran untuk kami konsolidasikan trust publik ini menjadi modal kepercayaan publik dengan penyelenggaraan pemilu yang baik dan netral," katanya.

Pihaknya mengonsolidasikan dan juga memastikan SDM-SDM di KPU Kabupaten Pangandaran memiliki kompetensi teknis kepemiluan, managerial, dan kompetensi sosial kultural.

"Agar masyarakat percaya bahwa datang ke TPS itu hak konstituennya benar-benar tersalurkan sampai pada hak yang sebenarnya," ucap Muhtadin.

Baca juga: Cara KPU Pangandaran Tumbuhkan Kesadaran Masyarakat yang Pasif dan Apatis Jelang Pilkada 2024

Baca juga: Pilkada Pangandaran 2024, KPU Pastikan Partisipasi Pemilih Bakal Meningkat Dibandingkan Pilpres

Kemudian, terobosan lainnya membangun kemitraan kolaborasi strategis.

"Tentu, kami juga akan menggandeng para budayawan, pelaku seniman. Kita mencoba kerjasama dengan mereka dan memberikan edukasi Pilkada ini dengan pendekatan seni dan budaya," ujarnya.

Selain itu, menggandeng pemangku agama mulai para kiyai ataupun para ustadz-ustadz di Kabupaten Pangandaran.

"Pemilu adalah sebuah yang harus diyakini oleh masyarakat Pangandaran," kata dia.

"Sehingga melalui pemangku agama, pemangku kepentingan, tokoh masyarakat, tokoh adat, kita ajak memberikan kesadaran kepada masyarakat di Kabupaten Pangandaran terkait Pilkada ini," ucapnya.

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved