Selasa, 19 Mei 2026

Pilkada 2024

Targetkan Menang di Pilkada 2024, PKS Jabar Buka Pintu Koalisi

Haru Suandharu, mengatakan pihaknya siap berdampingan hingga membuka koalisi untuk semua partai.

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Jabar/Nappisah
Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu - Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu (bertopi putih) 

Laporan Wartawan TribunJabar, Nappisah

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Partai Keadilan Sejahtera (PKS) kini membidik Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024 baik Gubernur, Bupati maupun Wali Kota.

Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu, mengatakan, partainya akan berusaha semaksimal mungkin untuk mendapatkan kemenangan pada Pilkada 2024.

Baca juga: Kader DPC Demokrat Ciamis Dorong Anjar Asmara Maju dalam Pilkada Serentak 2024

"Di tahun 2024 sekitar 500 Pilkada serentak, ini akan dioptimalkan di sejumlah daerah," katanya, saat ditemui di Nagreg, Jumat (5/4).

Syaikhu berharap, Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) Jabar dapat mempersiapkan diri lebih awal menyongsong gelaran Pilkada 2024.

"Karena perencanaan awal kampanye, bisa sosilisasi secara masif kepada masyarakat," katanya.

Adapun perihal nama yang diusung, akan dikeluarkan Surat Keterangan (SK) yang diterbitkan untuk pencalonan.

Baca juga: 2 Nama Kader Golkar Ini Disiapkan untuk Pilkada Pangandaran 2024

"Setelah ini akan diterbitkan SK untuk pencalonan," tambahnya.

Sementara Ketua DPW PKS Jawa Barat, Haru Suandharu, mengatakan pihaknya siap berdampingan hingga membuka koalisi untuk semua partai.

Koalisi ini nantinya, kata dia, bisa berupa jatah kepala daerah atau wakil kepala daerah.

"Kita minta ke semua DPD termasuk DPW jangan sampai tidak ikut, harus ikut serta dalam kontesta Pilkada," ujarnya.

Menurut Haru, mengusung sejumlah nama merupakan langkah terakhir.

Baca juga: Raih 6 Kursi DPRD Cianjur, PKB Siapkan Calon Bupati Untuk Pilkada 2024

Namun, dia meminta untuk melakukan pemberkasan terlebih dahulu.

Dia menyampaikan, harus menjadi pegangan kepala daerah adalah bentuk pengabdian, bukan mencari secara materi.

"Bila mencari materi Anda salah masuk kamar, karena tugasnya akan melayani masyarakat dengan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah. Sehingga bisa meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan meningkatkan pelayanan dan memperhatikan kearifan lokal," jelas Haru.

Disinggung soal koalisi pada perhelatan Pemilihan Presiden, Haru menegaskan koalisi Pilkada menunggu arahan dari DPP.

"Pastinya ada pembicaraan strategis, kita dari daerah sifatnya mengajukan nama-nama kandidat nanti ditindaklanjuti," imbuhnya.

Nama Haru Sundharu kerap digadang-gadang masuk bursa calon Gubernur Jawa Barat bersama nama-nama lainnya.

Baca juga: Harapan Demokrat Jabar Setelah Pemilu 2024 Selesai, Ingin Ada Kader yang Diusung untuk Pilkada

Dia mengatakan, hal tersebut diserahkan kepada DPP. Sejatinya, setiap anggota harus siap diberi amanah di mana saja.

"Sama saja dengan Pileg, bagi semua anggota penugasan itu harus siap. Bisa saja nanti yang dicalonkan dari anggota maupuj masyarakat baru yang bergabung ke partai," kata Haru. (*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved