Minggu, 12 April 2026

Kasus Pembunuhan

Ingin Punya Harta Berlimpah dan Sukses Jadi Alasan Dede Solehudin Jadi Pengikut Setia Wowon

Dede Solehudin mengungkapkan, dirinya rela jadi pengikut Wowon dan terlibat aksi pembunuhan karena tergiur punya harta berlimpah.

Penulis: Luun Aulia Lisaholith | Editor: ferri amiril
Kompas.com
Tiga tersangka penipuan dan pembunuhan berencana asal Cianjur yang ditahan polisi pertengahan Januari 2023. Dari kiri: Solihin alias Duloh (63), Wowon Erawan alias Aki (60), dan M Dede Solehudin (35).(Polda Metro Jaya) 

TRIBUNPRINAGAN.COM - Satu persatu tabir kasus pembunuhan berencana oleh Solihin alias Duloh (63), Wowon Erawan alias Aki (60), dan M Dede Solehudin (35), mulai terlihat.

Pihak kepolisain masih terus menyelidiki kasus pembunuhan yang melibatkan kerabat dari para pelaku tersebut.

Proses interogasi menemukan satu dari tiga tersangka pembunuhan berantai Bekasi-Cianjur, yakni Dede Solehudin mengungkapkan, dirinya rela jadi pengikut Wowon dan terlibat aksi pembunuhan karena tergiur punya harta berlimpah.

"Dia (Wowon) ngakunya itu Aki Banyu. (Dijanjikan) punya harta dan sukses dan punya harta berlimpah-limpah. Punya kendaraan mobil, rumah, uang dan sawah," ujar Dede dikutip dari Kompas.com saat berada di Mapolda Metro Jaya, Kamis (2/2/2023) lalu.

Dede sendiri juga merupakan korban jeratan tipu daya oleh Wowon, setelah ia mengira bahwa rekannya tersebut bisa mengandakan uang.

Terlebih, iming-iming kekayaan itu diwasiatkan oleh Aki Banyu, seorang tokoh fiktif yang Wowon ciptakan sendiri.

Baca juga: Makam Halimah Korban Pembunuhan Berantai Wowon Cs di KBB Dibongkar Polisi, Jenazah Dibawa ke Jakarta

"Ya percaya, karena saya lihat, itu amplop bisa berubah dari uang Rp 5.000 jadi Rp 50.000 atau jadi Rp 10.000," kata Dede.

Atas dasar itulah, Dede tak pernah segan untuk ikut mengeksekusi korbannya, demi mencari uang dan kesuksesan yang dijanjikan Aki Banyu.

"Yang penting saya dapat duit, dapat kesuksesan," ungkap Dede.

"Sub Judul : Dede Ikut Minum Kopi Beracun untuk Menghilangkan Jejak "

M Dede Solehuddin sengaja ikut meminum kopi yang di dalamnya terdapat pestisida dengan tujuan untuk menghilangkan jejak pembunuhan terhadap Ai Maimunah dan dua anak Ai, Ridwan Abdul Muiz (21) dan Muhammad Riswandi (20).

Diketahui Dede Solehudin awalnya diidentifikasi sebagai salah satu dari lima korban keracunan di kawasan Bekasi beberapa waktu lalu.

Namun belakangan terungkap bahwa Dede Solehudin ternyata berpura-pura ikut minum kopi beracun bersama dengan 4 korban lainnya.

Selain Dede, tersangka dalam kasus pembunuhan berantai di Bekasi dan Cianjur ini adalah Wowon Erawan alias Aki dan Solihin alias Duloh.

Baca juga: Polisi Terus Gali Informasi, Dugaan Masih Ada Korban Wowon Lainnya

"Kalau alasannya kan untuk menghilangkan jejak, supaya nggak ketahuan bahwa dia ikut meracun," kata Kasubdit Jatanras Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Indrawienny Panjiyoga kepada wartawan, Minggu (22/1/2023).

Indrawienny mengungkapkan, Dede hanya meminum sedikit kopi tersebut karena tahu sudah dilarutkan dengan pestisida.

Sumber: Kompas
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved