Minggu, 12 April 2026

Kesehatan

Begini Cara Tepat Konsumsi Kunyit untuk Mengatasi Asam Lambung

kunyit telah digunakan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan fungsi hati, saat ini, kunyit juga sebagai alternatif untuk sakit maag.

Kompas.com
Secangkir teh Kunyit dengan lemon dan jahe. Manfaat untuk mengurangi peradangan dan detoks hati.(SHUTTERSTOCK/Cozine) 

TRIBUNPRINAGAN.COM, BANDUN - Kunyit telah ribuan tahun digunakan untuk mengobati banyak penyakit dan kondisi tertentu, termasuk masalah perut dan pencernaan.

Banyak cerita menunjukkan bahwa obat alami ini dapat meredakan asam lambung, namun ada beberapa uji klinis yang pernah membuktikan klaim tersebut.

Manfaat kunyit untuk kesehatan Kunyit kaya akan senyawa anti-inflamasi dan antioksidan yang tinggi.

Dalam pengobatan tradisional Tiongkok dan Ayurveda, kunyit telah digunakan untuk meredakan nyeri artritis dan mengatur menstruasi.

Di samping itu, kunyit juga telah digunakan untuk meningkatkan kesehatan pencernaan dan fungsi hati, dan saat ini, kunyit diakui sebagai terapi alternatif untuk sakit maag, peradangan, dan tukak lambung.

Baca juga: Sehat dan Menyegarkan, Opsi Konsumsi Kunyit dalam Bentuk Minuman Es

Baca juga: 5 Manfaat Kunyit yang Terbukti Secara Ilmiah untuk Kesehatan

Ada pun bahan kunyit yang paling aktif disebut kurkumin. 

Ini dianggap bertanggung jawab atas sebagian besar manfaat kesehatan kunyit, disamping itu kurkumin juga mengandung antioksidan polifenol yang memiliki kemampuan antivirus, antibakteri, dan antikanker yang kuat.

Manfaat kunyit berdasarkan hasil studi Meskipun banyak studi telah mengeksplorasi khasiat obat dari kunyit dan ekstraknya kurkumin, tidak ada studi yang benar-benar berfokus pada asam lambung.

Secara keseluruhan, tidak ada cukup bukti untuk mendukung penggunaan kunyit untuk mengobati asam lambung. Jadi, tetap diperlukan lebih banyak penelitian untuk menentukan keefektifannya pada manusia.

Kendati demikian, menurut sebuah studi tahun 2007, asam lambung maupun penyakit refluks gastroesofagus (GERD) dapat disebabkan oleh peradangan dan stres oksidatif.

Studi ini menyarankan GERD harus diobati dengan antioksidan dan anti-inflamasi.

Sementara sebuah studi terpisah pada tahun 2011 menunjukkan bahwa efek anti-inflamasi kurkumin mampu mencegah peradangan esofagus.

Kunyit dan ekstraknya kurkumin juga dikatakan memiliki sifat antioksidan dan anti-inflamasi, maka dari itu kunyit disimpulkan dapat meredakan GERD.

kunyit untuk magh
Rimpang tanaman kunyit(Shutterstock/Charoen Krung Photography)

Penelitian lebih lanjut dan saat ini sedang dilakukan.

Sebuah artikel tahun 2019 menyajikan beberapa wawasan tentang aktivitas anti-tumor, anti-inflamasi, antioksidan kurkumin dalam pengobatan masalah di saluran pencernaan.

Sumber: Kompas
Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved