Kesehatan

5 Manfaat Kunyit yang Terbukti Secara Ilmiah untuk Kesehatan

Manfaat kunyit untuk kesehatan, berikut adalah 5 manfaat kunyit yang terbukti secara ilmiah.

Kompas.com
Ilustrasi Kunyit dalam bentuk Tanaman dan Serbuk 

TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Kunyit atau kunir telah digunakan selama ribuan tahun sebagai rempah-rempah dan ramuan obat.

Salah satu jenis obat asli dari wilayah Asia Tenggara ini termasuk jenis kelompok Zingiberaceae atau akar tinggal yang modifikasi batangnya tumbuh dan menjalar di bawah permukaan tanah serta dapat menghasilkan tunas dan akar baru dari ruas-ruasnya.

Ilmu pengetahuan modern pun telah mendukung dan mengklaim bahwa kunyit mengandung senyawa dengan khasiat obat yakni kurkuminoid atau kurkumin.

Baca juga: 8 Tips Menjaga Kesehatan Ginjal, Bisa Diterapkan dalan Kehidupan Sehari-hari

Baca juga: 5 Manfaat Kencur Bagi Kesehatan Tubuh

Kurkumin adalah bahan aktif utama dalam kunyit yang memiliki efek anti-inflamasi yang kuat dan merupakan antioksidan penangkal radikal bagi tubuh.

Manfaat kunyit untuk kesehatan Dilansir dari kompas.com, berikut adalah 5 manfaat kunyit yang terbukti secara ilmiah.

1. Memiliki sifat anti-inflamasi pradangan

Peradangan perlu diperhatikan jika menjadi kronis dan mulai menyerang jaringan tubuh. 

Para ilmuwan percaya bahwa peradangan kronis dapat berkontribusi dalam beberapa penyakit, seperti penyakit jantung, kanker, sindrom metabolik, penyakit alzheimer, dan lain-lain.

Kurkumin dalam kunyit adalah zat bioaktif yang dapat melawan peradangan, namun dipadukan dengan dosis yang sangat tinggi diperlukan untuk menghasilkan efek tersebut.

Baca juga: Tujuh Manfaat Jahe bagi Kesehatan, Nomor Tiga Pasti Disuka Wanita

2. Meningkatkan kapasitas antioksidan tubuh

Alasan utama antioksidan sangat bermanfaat adalah karena dapat melindungi tubuh dari radikal bebas.

Kurkumin merupakan antioksidan kuat yang dapat menetralisir radikal bebas karena struktur kimianya.

Selain itu, penelitian pada hewan menunjukkan bahwa kurkumin dapat memblokir radikal bebas dan dapat merangsang aksi antioksidan lainnya.

Studi klinis lebih lanjut diperlukan pada manusia untuk mengonfirmasi manfaat ini.

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved