Rabu, 10 Juni 2026

Kesehatan

Ini Manfaat Kunyit Bagi Kesehatan Tubuh dan Takaran Pas untuk Dikonsumsi

Kunyit menyimpan banyak manfaat kesehatan bila rutin dikonsumsi secara teratur sesuai kebutuhan.

Tayang:
Kompas.com
Ilustrasi kunyit.(PIXABAY/AZZA_HAFIZAH) 

Di sisi lain, kunyit bermanfaat untuk pemulihan otot seperti terungkap dalam Oxidative Medicine and Cellular Longevity tahun 2021.

Peneliti mendapati temuan bahwa suplemen kunyit membantu meningkatkan kinerja otot dan mendukung pemulihan otot yang sehat.

2. Sifat antiinflamasi

Kandungan kurkumin di dalam kunyit membuat rempah yang satu ini kaya akan sifat antiinflamasi.

Pasalnya kurkumin dapat menghambat mediator proinflamasi seperti NF-κB, memodulasi ekspresi gen, dan memerangi stres oksidatif.

Sifat antiinflamasi itulah yang pada gilirannya meningkatkan kesehatan seluruh tubuh dan fungsinya.

3. Suasana hati dan memori

Mengonsumsi kunyit yang kaya kurkuminoid telah dikaitkan dengan manfaat suasana hati, yang mana manfaat tersebut sebenarnya tidak bisa dilepasan dari sifat antiinflamasi dan antioksidan kunyit.

Keterkaitan antara kandungan keduanya dengan suasana hati pernah dibuktikan dalam studi Journal of Psychopharmacology.

Studi menemukan fakta responden berusia 60-85 tahun yang mengonsumsi suplemen kunyit merasa lebih tenang dan kenyang, mereka juga disebut mampu untuk mengelola stres yang dialami secara lebih efektif.

Sementara kaitan kunyit dengan memori juga dibuktikan dalam studi Journal of Psychopharmacology.

Hasilnya respinden yang mengonsumsi suplemen kunyit membantu meningkatkan memori kerja dan perhatian, memori kerja yang dimaksud adalah memori jangka pendek yang terkait dengan pengambilan keputusan.

Baca juga: 5 Manfaat Kunyit yang Terbukti Secara Ilmiah untuk Kesehatan

Berapa banyak kunyit perlu dikonsumsi?

Supaya khasiat kunyit bisa dirasakan, kita disarankan mengonsumsi 1.200 hingga 1.800 miligram kurkumin per hari.

Sebagai informasi bahwa satu sendok teh kunyit sekitar 200 miligram kurkumin.

"Ini berarti jumlah yang jauh lebih besar daripada yang dikonsumsi seseorang melalui makanan," demikian saran yang diberikan pakar makanan dan rempah-rempah, Kanchan Koya, Ph.D.

Sumber: Kompas
Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved