Kamis, 4 Juni 2026

Bundaran Damri Jatinangor Ditutup

Imbas Bundaran Damri Jatinangor Ditutup, Ambulans Pembawa Pasien RS Unpad Terjebak Macet

Insiden memilukan sekaligus menegangkan mewarnai hari pertama penutupan total akses jalan di Bundaran Pangkalan Damri, Unpad Jatinangor, Sumedang

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Kiki Andriana
PUTAR BALIK - Mobil ambulans yang hendak mengantarkan pasien ke Rumah Sakit Universitas Padjadjaran, terpaksa putar balik saat melintasi bundaran pangkalan Damri di Jatinangor, Kabupaten Sumedang, yang ditutup, Rabu (3/6/2026). 
Ringkasan Berita:
  • Ambulans bawa pasien kritis terpaksa putar balik akibat Bundaran Damri Unpad ditutup.
  • Penutupan jalan dilakukan Dishub Sumedang karena maraknya pemotor yang lawan arus.
  • Akibat jalur dibeton, kendaraan kini harus memutar jauh hingga ke arah kampus Ikopin.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Insiden memilukan sekaligus menegangkan mewarnai hari pertama penutupan total akses jalan di Bundaran Pangkalan Damri, Universitas Padjadjaran (Unpad) Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Rabu (3/6/2026) siang.

Sebuah mobil ambulans yang tengah darurat membawa pasien kritis menuju Rumah Sakit Universitas Padjadjaran (RS Unpad) terpaksa harus memutar balik akibat jalur utama yang biasa dilalui mendadak ditutup rapat menggunakan road barrier beton.

Peristiwa dramatis tersebut terjadi sekira pukul 14.20 WIB, di tengah kondisi arus lalu lintas jalur nasional Jatinangor yang terpantau padat merayap.

Baca juga: Breaking News! Bundaran Pangdam Unpad Jatinangor Sumedang Ditutup, Banyak Pemotor Putar Balik

Detik-detik Ambulans Nyalakan Sirene dan Mundur di Jalur Macet

Berdasarkan laporan jurnalis di lapangan, mobil ambulans tersebut awalnya melaju cepat dari arah Jalan Raya Jatinangor (jalur arteri) menuju Jalan Ir. Soekarno untuk memotong jalur terdekat ke arah RS Unpad.

Namun sesampainya di perempatan Bundaran Damri, sang sopir terkejut mendapati jalur ikonik tersebut sudah ditutup total dari kedua arah oleh beton pembatas jalan.

Menyadari waktu krusial bagi nyawa pasien di dalam kabin, pengemudi ambulans langsung bertindak sigap.

Sambil menyalakan sirene dan lampu rotator secara intens, ambulans tersebut terpaksa berjalan mundur secara perlahan guna keluar dari kepungan jalan yang ditutup.

Sontak, aksi dramatis ini memicu perhatian warga dan pengendara di sekitar lokasi kejadian.

Baca juga: Bundaran Unpad Jatinangor Ditutup Dishub Sumedang, Pedagang Kena Imbas

Setelah berhasil keluar dari jebakan beton, mobil ambulans langsung kembali masuk ke jalur nasional yang sedang macet.

Kendaraan darurat itu terpaksa tancap gas ke arah Bandung untuk kemudian mengambil rute memutar yang jauh melalui kawasan Ikopin University.

Alasan Dishub Sumedang Tutup Total Bundaran Damri

Diketahui, kebijakan penutupan akses jalan di Bundaran Pangkalan Damri Unpad Jatinangor ini resmi diberlakukan oleh Dinas Perhubungan (Dishub) Kabupaten Sumedang terhitung mulai Rabu, 3 Juni 2026.

Langkah ekstrem ini diduga kuat diambil sebagai respons atas maraknya pelanggaran lalu lintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan evaluasi berkala, perempatan ini sering kali menjadi titik semrawut akibat banyaknya pengendara sepeda motor membandel yang nekat melawan arus.

Para pemotor yang datang dari arah atas (Gerbang Unpad) kerap langsung menyeberang memotong perempatan dan melawan arus di jalan penghubung menuju Jalan Ir. Soekarno, sehingga sangat membahayakan keselamatan serta memicu kemacetan parah.

Dampak Penutupan: Pengendara Wajib Putar Balik Jauh

Akibat penutupan permanen ini, manajemen lalu lintas di kawasan pendidikan Jatinangor mengalami perubahan drastis:

Kendaraan dari arah Jalan Raya Jatinangor yang hendak menuju Jalan Ir. Soekarno atau Gerbang Utama Unpad, kini tidak bisa langsung berbelok di bundaran dan diwajibkan memutar jauh ke arah Ikopin University.

Kendaraan dari arah Bandung yang hendak berputar balik kembali ke arah Cileunyi, kini harus memutar jauh hingga ke depan area Kantor Kecamatan Jatinangor.

Hingga berita ini diturunkan, kebijakan ini masih menuai pro-kontra di kalangan masyarakat karena dinilai minim sosialisasi, terutama saat terjadi situasi darurat medis seperti yang menimpa mobil ambulans pembawa pasien siang tadi. (*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved