Rabu, 3 Juni 2026

Kondisi 95 Jemaah Haji Sumedang di Makkah Sehat

Sebanyak 95 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang saat ini berada di Tanah Suci Makkah dilaporkan dalam kondisi sehat

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
TribunJabar.id/Kiki Andriana
TANGIS HARU PECAH - Tangis haru pecah di halaman Gedung Negara Sumedang, Selasa (13/5/2026), saat puluhan calon haji berpamitan dengan keluarganya sebelum berangkat dari Gedung Negara Sumedang menuju Asrama Haji Indramayu. 
Ringkasan Berita:* Sebanyak 95 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang saat ini berada di Tanah Suci Makkah dilaporkan dalam kondisi sehat

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang, Kiki Andriana


TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Sebanyak 95 jemaah haji asal Kabupaten Sumedang, Jawa Barat, yang saat ini berada di Tanah Suci Makkah dilaporkan dalam kondisi sehat.

Kepala Kantor Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Sumedang, H. Agus, mengatakan hingga saat ini tidak ada laporan gangguan kesehatan yang dialami jemaah asal Sumedang.

"Informasi sampai saat ini, Alhamdulillah seluruh jemaah asal Sumedang dalam kondisi sehat," kata Agus kepada Tribun, Rabu (3/6/2026).

Agus mengatakan saat ini para jemaah masih berada di Makkah untuk menyelesaikan sejumlah rangkaian ibadah, termasuk thawaf ifadah dan berbagai amalan sunnah.

"Jemaah saat ini melaksanakan thawaf ifadah dan kegiatan-kegiatan sunnah. Setelah waktunya tiba, mereka akan bergerak menuju Madinah sebelum kembali ke Indonesia," katanya. 

Baca juga: 4 Pria Curi 10 Kilogram Tembaga dari Sebuah Perusahaan di Jatinangor

Di tengah pelaksanaan ibadah, kondisi kesehatan jemaah terus mendapat perhatian dari petugas haji. Agus menjelaskan, pengawasan kesehatan dilakukan oleh ketua regu (karu), ketua rombongan (karom), pembimbing ibadah, hingga Petugas Haji Daerah (PHD).

"Kesehatan jemaah menjadi tanggung jawab bersama karu, karom, pembimbing ibadah, termasuk PHD. Jika ada keluhan kesehatan, langsung dikonsultasikan dengan dokter," ujarnya.

Ia menambahkan, di hotel tempat jemaah menginap telah disediakan ruang khusus untuk konsultasi kesehatan. Layanan tersebut dapat diakses kapan saja oleh jemaah yang mengalami gejala gangguan kesehatan.

"Di hotel ada ruang konsultasi kesehatan. Tidak dibatasi waktu, jadi kapan pun jemaah membutuhkan pemeriksaan bisa langsung berkonsultasi. Selain itu, dokter juga rutin melakukan kunjungan ke lokasi tempat jemaah menginap," kata Agus.

Menurutnya, layanan kesehatan yang siaga selama 24 jam tersebut diharapkan mampu menjaga kondisi fisik jemaah tetap prima hingga seluruh rangkaian ibadah selesai dan kepulangan ke Tanah Air berlangsung lancar.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved