Tol Cisumdawu Retak Parah, Perbaikan Butuh 4 Bulan, Ini Dampak bagi Pengendara
Pengelola Jalan Tol Cisumdawu PT CKJT: penanganan retakan sliding di KM 207+300 hingga KM 207+400, diprediksi waktu yang dibutuhkan mencapai 4 bulan.
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
- Retakan 80 meter di Tol Cisumdawu KM 207 diperkirakan diperbaiki 3–4 bulan.
- Diberlakukan contra flow 2 km arah Bandung selama penanganan.
- Perbaikan awal hingga penguatan bore pile untuk jaga keamanan jalan
Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Pihak pengelola jalan tol Cisumdawu, PT Citra Karya Jabar Tol (CKJT) menyebutkan penanganan retakan sliding di KM 207+300 hingga KM 207+400, diprediksi waktu yang dibutuhkan mencapai empat bulan.
Retakan sepanjang 80 meter dengan kedalaman dua meter ini terjadi terpantau sejak bulan Maret 2026.
Rekayasa lalu lintas berupa contra flow diberlakukan di Tol Cisumdawu selama adanya perbaikan jalan akibat retakan ini.
"Penanganan diperkirakan membutuhkan waktu sekitar tiga hingga empat bulan," kata Direktur Utama PT CKJT, Agustinus Sudrajatkatanya, di Kantor CKJT, Sumedang Utara, Selasa (7/4/2026) sore.
Baca juga: Ada Retakan di Tol Cisumdawu KM 207 Sumedang, PT CKJT Tangani dengan Perkuat Struktur
Agustinus mengatakan, contra flow akan diterapkan di jalur B (arah Bandung) mulai KM 206+125 hingga KM 208+200.
"Contra Flow akan diberlakukan sepanjang 2 kilometer, Contra Flow diberlakukan selama penanganan," ucapnya.
Sebagai langkah penanganan awal, katanya, dilakukan dengan pemasangan rambu peringatan, pembatasan kecepatan, serta penutupan retakan menggunakan material aspal dan terpal untuk mencegah masuknya air ke dalam struktur jalan.
Selain itu, CKJT juga menyiapkan penanganan jangka panjang melalui pengukuran topografi, penyelidikan tanah, serta analisis geoteknik.
Baca juga: Buntut Retakan di Tol Cisumdawu Sumedang, Contra Flow Diberlakukan Mulai Besok
"Perkuatan struktur direncanakan menggunakan bore pile dengan kedalaman sekitar 30 meter sepanjang kurang lebih 100 meter. Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kondisi jalan tetap aman dan berfungsi optimal dalam jangka panjang," ujarnya.
Ia mengimbau kepada pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat contra flow diberlakukan.
"Patuhi rambu yang ada serta ikuti arahan petugas di lapangan. Polisi Patroli Jalan Raya (PJR) dan petugas CKJT akan siaga 24 jam," ucapnya. (*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Buntut Retakan di Tol Cisumdawu Sumedang, Contra Flow Diberlakukan Mulai Besok |
|
|---|
| Ada Retakan di Tol Cisumdawu KM 207 Sumedang, PT CKJT Tangani dengan Perkuat Struktur |
|
|---|
| Aparat Gabungan Razia Penjara Lapas Sumedang hingga Tes Urine untuk Warga Binaan dan Petugas |
|
|---|
| Ambulans Tak Bisa Dipakai, Korban Kecelakaan di Sumedang Terpaksa Sewa Angkot, Kadinkes Minta Maaf |
|
|---|
| Identitas Ayah dan Anak Korban Kecelakaan Maut di Jalur Cadas Pangeran Sumedang |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Polisi-dan-petugas-PT-CKJT-tangani-Tol-Cisumdawu-retakan-di-KM-207-A-1.jpg)