Sabtu, 2 Mei 2026

Ambulans Tak Bisa Dipakai, Korban Kecelakaan di Sumedang Terpaksa Sewa Angkot, Kadinkes Minta Maaf

Seorang warga Kabupaten Sumedang, Asep Rusywanto (59), mengeluhkan sulitnya mendapatkan layanan ambulans usai mengalami kecelakaan

Tayang:
Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
Istimewa/Warga, Jajang Tohir
SULIT DAPAT AMBULANS - Asep Rusywanto (59)  warga Dusun Cibogo RT04/05 Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung, Sumedang, korban kecelakaan tunggal di Jatinunggal saat berada di IGD RSUD Umar Wirahadikusumah, Minggu (5/4/2026) malam. Sebelumnya ia dirujuk dari Puskesmas Jatinunggal ke RSUD menggunakan sepeda motor dan dilanjutkan dengan sewa angkutan umum karena ambulans tidak bisa dipakai. (Foto: Istimewa/Warga, Jajang Tohir) 

Ringkasan Berita:
  • Lansia Korban kecelakaan tunggal di Jatinunggal, Sumedang, sulit dirujuk ke RSUD karena ambulans Puskesmas tidak bisa dipakai.
  • Korban akhirnya dibonceng motor dan menyewa angkot karena menahan sakit sepanjang perjalanan.
  • Dinkes Sumedang minta maaf dan janji evaluasi pelayanan ambulans agar lebih cepat dan responsif.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Seorang warga Kabupaten Sumedang, Asep Rusywanto (59), mengeluhkan sulitnya mendapatkan layanan ambulans usai mengalami kecelakaan tunggal di wilayah Jatinunggal, Minggu (5/4/2026) sekitar pukul 18.40 WIB.

Warga Dusun Cibogo RT04/05, Desa Cikahuripan, Kecamatan Cimanggung itu awalnya terjatuh saat mengendarai sepeda motor Honda Beat bernomor polisi Z 2408 AAZ.

Baca juga: Ambulans Angkut Motor dan Pemudik Diamankan Polisi di Jalur Garut

Ditangani di Puskesmas, Tapi Tak Bisa Dirujuk dengan Ambulans

Usai kejadian, Asep langsung dievakuasi oleh tiga rekannya ke Puskesmas Jatinunggal untuk mendapatkan penanganan awal.

Namun, setelah diperiksa, korban dinilai membutuhkan perawatan lanjutan di RSUD Umar Wirahadikusumah Sumedang.

Sayangnya, proses rujukan terkendala karena ambulans yang tersedia di puskesmas tidak dapat digunakan.

"Di Puskesmas korban hanya dibersihkan lukanya saja, lalu disarankan dirujuk ke RSUD," ujar Jajang Tohir, rekan korban, Minggu malam.

Sempat Terjadi Perdebatan dengan Petugas

Jajang mengungkapkan, dirinya sempat berdebat dengan petugas puskesmas karena melihat dua unit ambulans terparkir di lokasi.

Namun, petugas menyebut kendaraan tersebut tidak bisa digunakan dan mencoba menghubungi sopir ambulans yang sedang tidak berada di tempat.

"Sudah didesak, tapi sopir ambulans tidak bisa dihubungi. Padahal ada mobilnya di depan," katanya.

Setelah menunggu sekitar satu jam tanpa kepastian, korban akhirnya memilih berangkat secara mandiri.

Korban Menahan Sakit, Diangkut Motor hingga Sewa Angkutan Umum

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved