Selasa, 5 Mei 2026

Dinsos PMD Dorong BUMDes di Kabupaten Pangandaran Kolaborasi dengan Program MBG

Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) mendorong Badan Usaha Milik Desa

Tayang: | Diperbarui:
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Padna
DORONG - Kepala Bidang Penataan, Kerja Sama, dan Pemberdayaan Desa Dinsos PMD Pangandaran, Yuningsih, mendorong unit usaha BUMDes mampu menjadi pemasok bagi kebutuhan program MBG di Desa Cibenda Kecamatan Parigi, Selasa (5/5/2026) 
Ringkasan Berita:Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk berperan aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG)

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Pemerintah Kabupaten Pangandaran melalui Dinas Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa (Dinsos PMD) mendorong Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk berperan aktif dalam mendukung program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Langkah itu dilakukan dengan mendorong BUMDes agar dapat berkolaborasi dengan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang ada di masing-masing wilayah desa, khususnya dalam penyediaan kebutuhan bahan pangan.

Kepala Bidang Penataan, Kerja Sama, dan Pemberdayaan Desa Dinsos PMD Pangandaran, Yuningsih, mengatakan pihaknya terus mengupayakan agar unit usaha BUMDes mampu menjadi pemasok bagi kebutuhan program MBG.

"Kita memang mendorong agar unit BUMDes ini bisa menyuplai kebutuhan SPPG sesuai dengan kriteria dan standar yang ditetapkan dalam program MBG," ujar Yuningsih kepada Tribun di Cibenda Kecamatan Parigi, Selasa (5/5/2026) siang.

Baca juga: Pangandaran Diguncang Gempa Beruntun, BPBD Imbau Warga Tetap Tenang dan Waspada

Menurutnya, keterlibatan BUMDes dalam program tersebut tidak hanya mendukung pemenuhan gizi masyarakat, tapi juga menjadi peluang untuk mengoptimalkan potensi ekonomi desa.

Ia berharap BUMDes di Kabupaten Pangandaran dapat memanfaatkan potensi lokal yang dimiliki, baik di sektor pertanian, perikanan, maupun usaha lainnya, sehingga mampu meningkatkan Pendapatan Asli Desa (PADes).

"Agar nantinya bisa meningkatkan PAD desa sekaligus mensejahterakan masyarakat di tingkat desa," katanya.

Selain itu, keberadaan BUMDes pun diharapkan mampu memenuhi berbagai kebutuhan masyarakat secara mandiri, sehingga perputaran ekonomi dapat terjadi di tingkat lokal.

Tentu, program ini juga sejalan dengan upaya penguatan ketahanan pangan di desa. Dengan optimalisasi peran BUMDes, masyarakat diharapkan dapat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga yang lebih terjangkau.

"Apalagi dengan adanya program ketahanan pangan, minimal kebutuhan pangan masyarakat desa bisa terpenuhi dengan harga yang relatif murah," ucap Yuningsih.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved