Minggu, 26 April 2026

7 Rumah Warga di Pangandaran Tertimpa Pohon Akibat Cuaca Ekstrem

Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran pada Minggu (26/4/2026)

Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
TribunPriangan.com/Padna
POHON TUMBANG - Hujan deras disertai angin kencang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran pada Minggu (26/4/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga di Dusun Kersaratu dan Dusun Cirapuan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang. 
Ringkasan Berita:* Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran pada Minggu (26/4/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang

 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com Pangandaran, Padna


TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Hujan deras disertai angin kencang yang melanda wilayah Kabupaten Pangandaran pada Minggu (26/4/2026) menyebabkan sejumlah rumah warga mengalami kerusakan akibat tertimpa pohon tumbang.

Peristiwa itu terjadi tepatnya di Dusun Kersaratu dan Dusun Cirapuan, Desa Sindangjaya, Kecamatan Mangunjaya.

Beberapa warga terdampak di antaranya Aep Dudi Hartono, Sujono, Oyon, Aceng Solehudin, Uloh, Nana Suryana, dan Rosita.

Ketua Tagana Kabupaten Pangandaran, Nana Suryana, mengatakan, cuaca ekstrem berupa hujan lebat dan angin kencang mengakibatkan sejumlah pohon, termasuk pohon mangga dan albizia, tumbang dan menimpa bagian dapur rumah warga.

"Peristiwa terjadi pada hari ini, hujan dan angin kencang menyebabkan pohon tumbang dan mengenai bagian atap rumah warga," ujar Nana melalui laporannya diterima Tribun, Minggu sore.

Baca juga: Pangandaran Terancam Gempa Megathrust dan Tsunami, BPBD Gelar Mitigasi Bencana

Berdasarkan data sementara, ada satu kepala keluarga terdampak langsung dalam kejadian angin kencang. 

"Tapi, untuk kerusakan bangunan masih katagori sedang, kebanyakan hanya bagian dapur rumah. Dan alhamdulillah tidak ada korban jiwa maupun korban luka-luka," katanya.

Pagi hingga siang tadi, petugas bersama warga setempat pun sudah melakukan penanganan awal dengan mengevakuasi pohon tumbang serta membersihkan puing -puing material bangunan yang rusak.

"Evakuasi melibatkan berbagai unsur, mulai Tagana, aparat desa, aparat kecamatan, serta warga yang turut bergotong royong membantu," ucap Nana.

Atas kejadian tersebut, Ia mengimbau masyarakat untuk tetap waspada terhadap dampak potensi cuaca ekstrem.(*)

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved