Selasa, 14 April 2026

Taman Pangbagea Proyek Ridwan Kamil di Pangandaran Terbengkalai dan Tidak Terawat

Kios dan gerobak UMKM di kawasan Taman Pangbagea, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Pangandaran, kini tampak tidak difungsikan sehingga tidak terawat

Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
TribunJabar.id/Padna
TAMAN PANGBAGEA TERBENGKALAI - Penampakan Taman Pangbagea Pangandaran Jawa Barat yang terbengkalai dan tidak terawat, Sabtu (24/1/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Kios dan foodcourt UMKM Taman Pangbagea Pangandaran terbengkalai dan sepi.
  • Proyek Rp18 miliar ini rusak, minim pengunjung sejak diresmikan 2022.
  • UMKM bubar, gerobak diserahkan ke desa untuk dimanfaatkan di lokasi ramai.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna

TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Sejumlah kios dan gerobak UMKM di kawasan Taman Pangbagea, Desa Cintakarya, Kecamatan Parigi, Kabupaten Pangandaran, kini tampak tidak difungsikan, sehingga tidak terawat dan terbengkalai. 

Pada Sabtu (24/1/2026), area foodcourt dan lapak UMKM terlihat kosong tanpa aktivitas perdagangan, meski taman itu sesekali masih dikunjungi warga.

Taman Pangbagea merupakan proyek yang dibangun menggunakan anggaran Bantuan Keuangan Provinsi Jawa Barat tahun 2021 dengan nilai mencapai Rp 18 miliar. 

Kawasan ini diresmikan pada tahun 2022 oleh Gubernur Jawa Barat saat itu dijabat Ridwan Kamil (RK).

Taman Pangbagea dilengkapi berbagai fasilitas publik, di antaranya lapangan upacara, lintasan jogging, taman bermain, pusat kreatif, area ruang terbuka hijau, kios UMKM, foodcourt, serta area parkir.

Baca juga: Perjuangan Nelayan Pangandaran Bertahan di Tengah Cuaca Buruk dengan Hasil Tangkapan Minim

Namun, berdasarkan pantauan di lapangan, sejumlah fasilitas tersebut kini mengalami kerusakan. Beberapa bagian terlihat berkarat, sementara rumput liar mulai menjalar hingga ke area alun-alun.

Kondisi tersebut membuat kawasan taman terkesan kumuh dan sepi, terutama di area foodcourt dan gerobak UMKM yang sama sekali tidak menunjukkan aktivitas ekonomi.

Seorang warga di Kecamatan Parigi, Nurdiansyah (34), mengatakan, sepinya pengunjung menjadi alasan utama para pelaku usaha enggan berjualan di lokasi itu.

"Walaupun lokasinya dekat Kantor Bupati, tapi jauh dari keramaian. Warga juga jarang main ke sana. Kalaupun ada, paling hanya satu dua orang," ujar Nurdiansyah kepada Tribun Jabar di Parigi, Sabtu (24/1/2026) siang.

Sementara Kepala Dinas Koperasi, UMKM, Perdagangan, dan Perindustrian Kabupaten Pangandaran, Tedi Garnida, membenarkan aktivitas UMKM di Taman Pangbagea sudah lama berhenti.

"Memang sudah lama bubar. Karena sepi, akhirnya tidak ada lagi yang berdagang di sana," katanya.

Karena tidak lagi dimanfaatkan, gerobak UMKM tersebut sudah diserahkan kepada Pemerintah Desa Cintakarya untuk dikelola dan dimanfaatkan sepenuhnya masyarakat setempat.

"Sudah diserahkan ke kuwu (Kepala Desa Cintakarya) sekitar satu tahun yang lalu, supaya bisa dimanfaatkan oleh warga," ucap Tedi.

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved