Air Mancur Ikon Pantai Timur Pangandaran Kumuh Tak Terawat
Kondisi memperhatinkan terlihat di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat. Plaza Air Mancur yang menjadi ikon baru
Penulis: Padna | Editor: ferri amiril
Laporan Kontributor TribunPriangan.com
Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Kondisi memperhatinkan terlihat di kawasan Pantai Timur Pangandaran, Jawa Barat. Plaza Air Mancur yang menjadi ikon baru destinasi wisata dan sempat viral kini tampak kumuh, kotor, dan tidak lagi berfungsi sebagaimana mestinya.
Pantauan Tribun di lokasi pada Senin (1/6/2026) menjelang siang, air mancur yang berada di kawasan pantai timur itu sudah tidak mengeluarkan semburan air.
Genangan air di kolam terlihat menguning, dipenuhi sampah plastik yang mengambang, serta menimbulkan kesan tidak terawat.
Padahal, fasilitas publik itu pernah menjadi satu daya tarik wisata unggulan di kawasan Pantai Timur Pangandaran.
Dulu saat malam hari, air mancur itu bisa memperlihatkan pertunjukan visual dengan semburan air yang dipadukan cahaya warna-warni sehingga menarik perhatian wisatawan.
Plaza Air Mancur itu merupakan bagian dari proyek revitalisasi tahap pertama kawasan Pantai Barat dan Pantai Timur Pangandaran yang diresmikan Gubernur Jawa Barat saat itu Ridwan Kamil, pada akhir Desember 2019.
Namun, enam tahun usai peresmian, kondisi fasilitas itu justru menuai sorotan. Banyak orang yang menyayangkan keberadaan air mancur yang kini terlihat kotor dan tidak lagi berfungsi.
Keberadaan Plaza Air Mancur sebelumnya menjadi satu titik favorit wisatawan untuk bersantai, berfoto, hingga menikmati suasana malam di kawasan Pantai Timur Pangandaran.
Seorang wisatawan asal Bandung, Hermawan (33), mengaku kecewa melihat kondisi plaza yang jauh berbeda dibanding saat pertama kali dibangun.
"Iya kotor, ini kalau air mancurnya masih aktif pasti lebih indah," ujar Hermawan berbincang bincang dengan Tribun Jabar di lokasi air mancur, Senin siang.
Tentu, keberadaan air mancur yang aktif akan menambah daya tarik kawasan wisata, terutama pada malam hari ketika lampu-lampu warna-warni dinyalakan.
"Kalau diaktifkan lagi air mancurnya pasti bagus. Kalau malam, terang warna-warni," katanya.
Kondisi tersebut dinilai dapat memengaruhi kenyamanan wisatawan yang berkunjung ke Pantai Timur Pangandaran."Ini sampah plastik juga dibiarkan, yang sekarang enggak enak dilihat," ucap Hermawan.
Hingga berita ini ditulis, Tribun sudah berupaya menghubungi pihak Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Pangandaran untuk meminta keterangan terkait kondisi Plaza Air Mancur tersebut. Namun, hingga kini belum ada tanggapan.(*)
| Hajat Laut 2026, HNSI Pangandaran Siapkan Hadiah Lomba Capai Rp 150 Juta |
|
|---|
| Kunjungan Wisata Libur Idul Adha 2026 di Jabar Naik, Pangandaran Urutan Dua |
|
|---|
| Hari Lahir Pancasila di Pangandaran, Jeje Wiradinata Pimpin Pasukan Merah dalam Upacara Peringatan |
|
|---|
| Peringati Hari Lahir Pancasila, Bupati Pangandaran Ajak Warganya Jaga Persatuan dan Kondusivitas |
|
|---|
| Libur Panjang Dongkrak Wisata Pangandaran, 87 Ribu Pengunjung Serbu Destinasi Favorit |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/padnajhajatlaut.jpg)