Kamis, 21 Mei 2026

Idul Adha 1447 H

Syarat Berkurban Sapi, Kambing, dan Domba 2026, Kapan Waktu Terbaik untuk Dibeli?

Berikut ini terdapat info tentang Syarat Resmi Berkurban Sapi, Kambing, dan Domba 2026, Kapan Waktu Terbaik untuk Dibeli?

Tayang:
TribunJabar.id/Padna
HUKUM SYARAT BERKURBAN - Syarat Resmi Berkurban Sapi, Kambing, dan Domba 2026, Kapan Waktu Terbaik untuk Dibeli? (foto: Hewan Sapi kurban di kandang milik Rasim di Desa Bagolo Kecamatan Kalipucang Kabupaten Pangandaran yang disiapkan untuk Hari Raya Idul Adha, Minggu 26 April 2026) 

Hewan tidak boleh buta, pincang, sangat kurus, ataupun menderita penyakit parah yang terlihat jelas.

Ketentuan kesehatan ini menjadi penegasan bahwa kurban harus dilakukan dengan menghadirkan hewan terbaik, sebagai simbol kesungguhan seorang hamba dalam beribadah.

Hewan Kurban harus dimiliki secara sah

Hewan curian atau diperoleh dengan cara yang tidak halal tidak sah digunakan untuk kurban.

Islam menekankan pentingnya kejujuran dan menjauhi kezaliman dalam setiap ibadah, termasuk dalam hal kepemilikan hewan kurban.

Memperhatikan Kondisi Kecacatan pada Hewan

Rasulullah SAW menjelaskan bahwa beberapa cacat tertentu dapat menggugurkan keabsahan kurban, seperti telinga yang terpotong besar, ekor putus, buta sebelah, atau hewan yang tidak mampu berjalan dengan baik. 

Cacat-cacat tersebut dianggap dapat mengurangi kualitas hewan secara signifikan.

Baca juga: Begini Respon Penerima Bantuan Hewan Kurban yang Diberikan Pemkab Tasikmalaya

Kapan Waktu yang Tepat untuk Beli Hewan Kurban?

Mengutip dari berbagai sumber, membeli hewan kurban sekitar dua hingga tiga minggu sebelum Idul Adha merupakan waktu yang cukup ideal. 

Pada rentang waktu tersebut, stok hewan masih banyak dan kualitasnya cenderung lebih terjaga.

Sebaliknya, jika pembelian dilakukan terlalu dekat dengan hari raya, pilihan hewan biasanya sudah terbatas. 

Kondisi ini berisiko membuat calon pekurban mendapatkan hewan yang kurang memenuhi kriteria terbaik.

Dalam ibadah kurban, kualitas hewan menjadi hal yang sangat diperhatikan, sebagaimana dicontohkan oleh para sahabat Rasulullah dahulu memilih hewan kurban yang gemuk dan sehat.

Hewan yang memiliki cukup daging dan tidak dalam kondisi kurus menjadi pilihan utama. Sebaliknya, hewan yang terlalu kurus atau tidak memiliki lemak dinilai tidak layak untuk dijadikan kurban.

Hal ini menunjukkan bahwa kurban bukan sekadar menggugurkan kewajiban, tetapi juga bentuk ibadah yang mengutamakan kualitas dan keikhlasan.

(*)

Baca artikel TribunPriangan.com lainnya di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 4/4
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved