Senin, 8 Juni 2026

Jari Bengkak Saat Hamil, Dua Cincin Emas Milik Warga Baregbeg Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis

Seorang ibu hamil asal Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
istimewa/damkar ciamis
MINTA TOLONG DAMKAR - Seorang ibu hamil asal Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis untuk meminta bantuan melepaskan dua cincin emas yang tersangkut di jarinya, Senin (8/6/2026). 

Ringkasan Berita:
  • Ibu hamil di Ciamis meminta bantuan Damkar untuk melepas dua cincin emas di jarinya.
  • Cincin tersangkut karena kedua jari korban membengkak selama masa kehamilannya.
  • Petugas Damkar berhasil melepas kedua cincin dengan aman memakai alat mini grinder.

 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang ibu hamil asal Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis untuk meminta bantuan melepaskan dua cincin emas yang tersangkut di jarinya, Senin (8/6/2026).

Korban diketahui bernama Nurliasari (23), seorang ibu rumah tangga. 

Ia mengalami kesakitan akibat dua cincin yang dikenakannya di jari manis tangan kanan dan jari tengah tangan kiri sudah tidak muat karena kondisi jari yang membengkak selama masa kehamilan.

Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan korban datang ke Kantor UPT Damkar sekitar pukul 13.20 WIB untuk meminta pertolongan petugas.

"Korban datang dalam kondisi kesakitan karena cincin yang dipakai sudah terlalu sempit. Diduga karena perubahan kondisi tubuh saat hamil, sehingga jari mengalami pembengkakan dan cincin tidak bisa dilepaskan secara normal," ujarnya.

Baca juga: Naik Moge Polisi hingga Belajar Anti-Bullying, Siswa TK Ade Irma Ciamis Antusias Ikuti Polsanak

Menurut Budi, petugas segera melakukan penanganan menggunakan alat mini grinder dengan prosedur yang aman dan hati-hati untuk menghindari cedera pada jari korban.

"Proses pelepasan cincin harus dilakukan secara perlahan karena posisinya menempel langsung pada jari. Petugas menggunakan mini grinder dan terus memastikan kondisi korban tetap aman selama proses berlangsung," katanya.

Penanganan tersebut melibatkan Kepala UPTD Damkar, Kasubag TU, serta sejumlah personel lainnya yakni Rudy, Irvan S, Hendra G, Iik A, Bayu R, dan Bima BP.

Meski cincin yang dievakuasi terbuat dari emas dan berada di dua jari berbeda, proses pelepasan berlangsung lancar. 

Baca juga: Kandang Ayam Disusupi Predator, Ular Sanca 2,2 Meter Dievakuasi Damkar Ciamis

Sekitar pukul 13.30 WIB, kedua cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka serius pada korban.

"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Kedua cincin berhasil dilepas dan kondisi korban selamat," kata Budi.

Ia menjelaskan, selain menangani kebakaran, petugas Damkar juga memiliki tugas penyelamatan atau rescue yang melayani berbagai kondisi darurat nonkebakaran yang dialami masyarakat.

"Evakuasi cincin seperti ini cukup sering terjadi. Karena itu kami mengimbau masyarakat yang mengalami kondisi serupa untuk segera meminta bantuan petugas dan tidak memaksakan melepas sendiri, karena bisa menimbulkan luka atau memperparah pembengkakan," pungkasnya.(*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved