Jari Bengkak Saat Hamil, Dua Cincin Emas Milik Warga Baregbeg Berhasil Dievakuasi Damkar Ciamis
Seorang ibu hamil asal Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Ringkasan Berita:
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Seorang ibu hamil asal Dusun Babakan, Desa Karangampel, Kecamatan Baregbeg, Kabupaten Ciamis, mendatangi Kantor UPT Damkar Ciamis untuk meminta bantuan melepaskan dua cincin emas yang tersangkut di jarinya, Senin (8/6/2026).
Korban diketahui bernama Nurliasari (23), seorang ibu rumah tangga.
Ia mengalami kesakitan akibat dua cincin yang dikenakannya di jari manis tangan kanan dan jari tengah tangan kiri sudah tidak muat karena kondisi jari yang membengkak selama masa kehamilan.
Kabid Damkar dan Penyelamatan Satpol PP Kabupaten Ciamis, Budi Rahmat, mengatakan korban datang ke Kantor UPT Damkar sekitar pukul 13.20 WIB untuk meminta pertolongan petugas.
"Korban datang dalam kondisi kesakitan karena cincin yang dipakai sudah terlalu sempit. Diduga karena perubahan kondisi tubuh saat hamil, sehingga jari mengalami pembengkakan dan cincin tidak bisa dilepaskan secara normal," ujarnya.
Baca juga: Naik Moge Polisi hingga Belajar Anti-Bullying, Siswa TK Ade Irma Ciamis Antusias Ikuti Polsanak
Menurut Budi, petugas segera melakukan penanganan menggunakan alat mini grinder dengan prosedur yang aman dan hati-hati untuk menghindari cedera pada jari korban.
"Proses pelepasan cincin harus dilakukan secara perlahan karena posisinya menempel langsung pada jari. Petugas menggunakan mini grinder dan terus memastikan kondisi korban tetap aman selama proses berlangsung," katanya.
Penanganan tersebut melibatkan Kepala UPTD Damkar, Kasubag TU, serta sejumlah personel lainnya yakni Rudy, Irvan S, Hendra G, Iik A, Bayu R, dan Bima BP.
Meski cincin yang dievakuasi terbuat dari emas dan berada di dua jari berbeda, proses pelepasan berlangsung lancar.
Baca juga: Kandang Ayam Disusupi Predator, Ular Sanca 2,2 Meter Dievakuasi Damkar Ciamis
Sekitar pukul 13.30 WIB, kedua cincin berhasil dilepaskan tanpa menimbulkan luka serius pada korban.
"Alhamdulillah proses evakuasi berjalan aman dan lancar. Kedua cincin berhasil dilepas dan kondisi korban selamat," kata Budi.
Ia menjelaskan, selain menangani kebakaran, petugas Damkar juga memiliki tugas penyelamatan atau rescue yang melayani berbagai kondisi darurat nonkebakaran yang dialami masyarakat.
"Evakuasi cincin seperti ini cukup sering terjadi. Karena itu kami mengimbau masyarakat yang mengalami kondisi serupa untuk segera meminta bantuan petugas dan tidak memaksakan melepas sendiri, karena bisa menimbulkan luka atau memperparah pembengkakan," pungkasnya.(*)
Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News
| Naik Moge Polisi hingga Belajar Anti-Bullying, Siswa TK Ade Irma Ciamis Antusias Ikuti Polsanak |
|
|---|
| Waspada Dampak El Nino dan Penurunan Curah Hujan, Ciamis Garut dan Tasik Bakal Terimbas |
|
|---|
| Curanmor Honda Scoopy di Cipaku Terungkap, Pelaku Ditangkap Saat Hendak Jual Motor |
|
|---|
| Ribuan ASN hingga Masyarakat Ciamis Bergerak Bersihkan Lingkungan pada Hari Lingkungan Hidup Sedunia |
|
|---|
| 13 Acara Seru Siap Jamah Wargi Kota dan Kabupaten Bandung Sepanjang Juli, Ini Daftar Lokasinya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/MINTA-TOLONG-DAMKAR-Seorang-ibu-hamil-di-ciamis-862026-1.jpg)