Tahun Baru Islam, Tradisi Pawai Obor Malam Hari Digelar di Priangan
Tradisi tahun baru Islam 1 Muharam identik dengan beragam kebiasaan yang menjadi agenda rutin di berbagai daerah di Priangan Timur
Mulai berangkat dari halaman mesjid, mereka melakukan pawai obor dengan mengelilingi perkampungan selama sekitar 30 menit dan kemudian kembali ke halaman mesjid lagi.
Salah seorang warga Balater yang mengikuti pawai obor, Aprianus (32) mengatakan, kemeriahan tahun baru masehi tidak kalahnya dengan pergantian malam tahun baru hijriah.
"Kita bawa obor bambu dan ramai-ramai keliling kampung ke jalan dekat rumah tetangga. Sambil sholawatan," ujar Aprianus.
Menurutnya, kegiatan pawai obor ini sudah menjadi tradisi menyambut pergantian malam tahun baru hijriah.
"Ya, kita taaruf bersama sama dan mengingatkan bahwa hari ini malam pergantian tahun," ucapnya.
Sementara obor yang digunakan dalam pawai terbuat dari batang bambu yang disisi minyak dan diujungnya diberi kain agar tetap menyala
."Kan di kita banyak pohon bambu. Jadi, kita tradisional saja," kata Aprianus. [*]
| Kemendes PDTT - Yonif TP 939/Macan Putih dan Gandara Group Bagikan Ribuan Paket Sembako |
|
|---|
| Warga Eks Pasar Wisata Pangandaran Mengadu ke DPRD, Tuntut Keadilan Relokasi |
|
|---|
| Bupati Pangandaran Ajak ASN Ngantor Bersepeda di Hari Rabu dan Jumat |
|
|---|
| Aksi Bupati Pangandaran Setiap Jumat Pagi, Didampingi Suami Bersepeda Sambil Jaga Kebersihan Pantai |
|
|---|
| Sosok Aipda Arif Rahman, Polisi yang Sisihkan Gaji Demi Beli Alquran untuk Warga Desa di Tasikmalaya |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Pawai-Obor-di-Pangandaran.jpg)