Minggu, 10 Mei 2026

Tahun Baru Islam, Tradisi Pawai Obor Malam Hari Digelar di Priangan

Tradisi tahun baru Islam 1 Muharam identik dengan beragam kebiasaan yang menjadi agenda rutin di berbagai daerah di Priangan Timur

Tayang:
Editor: ferri amiril
TribunJabar.id/Padna
TAHUN BARU ISLAM - Sambut tahun baru 1445 Hijriah, ribuan orang di Pangandaran mengelilingi perkampungan melakukan pawai obor di wilayah Desa Ciganjeng Kecamatan Padaherang Kabupaten Pangandaran. 

Mulai berangkat dari halaman mesjid, mereka melakukan pawai obor dengan mengelilingi perkampungan selama sekitar 30 menit dan kemudian kembali ke halaman mesjid lagi.

Salah seorang warga Balater yang mengikuti pawai obor, Aprianus (32) mengatakan, kemeriahan tahun baru masehi tidak kalahnya dengan pergantian malam tahun baru hijriah.

"Kita bawa obor bambu dan ramai-ramai keliling kampung ke jalan dekat rumah tetangga. Sambil sholawatan," ujar Aprianus.

Menurutnya, kegiatan pawai obor ini sudah menjadi tradisi menyambut pergantian malam tahun baru hijriah.

"Ya, kita taaruf bersama sama dan mengingatkan bahwa hari ini malam pergantian tahun," ucapnya.

Sementara obor yang digunakan dalam pawai terbuat dari batang bambu yang disisi minyak dan diujungnya diberi kain agar tetap menyala

."Kan di kita banyak pohon bambu. Jadi, kita tradisional saja," kata Aprianus. [*]

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 2/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved