Mudik Lebaran 2025

Bekerja Ikhlas, Tim Ganjal Ban Jalur Gentong Tak Pernah Patok Harga saat Bantu Mobil Tak Kuat Nanjak

Soal nominal yang diberikan ke setiap tim ganjal menurut Aip bervariasi dan pihaknya tidak pernah mematok harga.

Penulis: Jaenal Abidin | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Jaenal Abidin
TIM GANJAL BAN - Ketua Tim Ganjal Ban Aip (tengah pakai topi) bersama rekan timnya di jalur Gentong, Kadipaten, Kabupaten Tasikmalaya, Minggu (30/3/2025). 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Jaenal Abidin 

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Bagi pengendara yang melintas di kawasan Gentong tentunya menjadi tantangan setiap melintas. Karena jalur yang menurun dan menanjak kerap terjadi masalah pada kendaraan.

Namun, hal ini bisa teratasi karena tim ganjal Gentong bakal membantu ketika ada permasalahan pada kendaraannya.

Bahkan, tim ganjel ini disebar di empat titik yakni di Gentong atas hingga gentong bawah perbatasan SPBU Gentong dengan dibagi dua shift pagi dan malam hari.

Meskipun tak digaji, namun keberadaan tim ganjal tentunya banyak membantu pemudik seperti sekarang yang melintas di kawasan gentong dan sekitar.

"Kalau saya mulai bertugas sebagai tim ganjal sejak tahun 90 dan tugasnya apabila ada kemacetan dan mobil tak kuat menanjak kami sebagai tim ganjal siap membantu khususnya di jalur gentong," ungkap Ketua Tim Ganjel Gentong Aip ketika ditemui wartawan TribunPriangan.com, Minggu (30/3/2025).

Baca juga: Sempat Alami Kepadatan, Arus Lalin di Jalur Gentong, Arah Bandung-Tasik Mulai Lengang

Menurut Aip keberadaannya sudah diakui oleh Polda Jabar dan Polres Tasikmalaya Kota. Bahkan sangat diperhatikan tim ganjal yang bertugas di jalur gentong.

"Namun sistem ganjal ini tidak semua pemilik mobil memberikan uang kepada kami, tapi kami ikhlas bekerja membantu pemudik dan kendaraan yang mengalami masalah pada mobilnya," ucapnya.

Tak hanya itu, tim ganjal yang rata-rata warga Kabupaten Tasikmalaya ini tidak pernah memaksa meminta uang kepada kendaraan yang melintas.

"Yang jelas kami tidak pernah memaksa ke semua pengemudi untuk memberi uang berapapun tapi ikhlas ridho karena Allah SWT," pungkasnya.

Soal adanya kendaraan yang tak kuat menanjak, Aip menjelaskan tim ganjel langsung membantu agar tidak terjadi kemacetan dan hal lain.

Tapi tidak banyak pengemudi yang telah dibantu kerap tak memberikan uang, namun bagi tim ganjel hal tersebut sudah biasa dan tidak dipermasalahkan 

"Adapun supir yang sudah dibantu ngasih kita terima, ataupun tidak ngasih juga kita ikhlas karena niatannya membantu," ucap Aip.

Dirinya pun bersama tim ganjal lain selalu stay untuk membantu kendaraan yang melintas dari arah Garut maupun sebaliknya, agar tidak terjadi kemacetan.

"Dulunya kita sebut tim ganjal tapi aturan dirubah oleh Kabag Ops Polda Jabar menjadi tim rescue. Dan kebetulan saya tahun kemarin mendapatkan penghargaan sebagai tim rescue di wilayah gentong," tuturnya.

Baca juga: Viman-Diky Akan Salat Ied di Masjid Agung Tasikmalaya Dipimpin Khatib Zamzam Imadudin

Halaman
12
Sumber: Tribun Priangan
Berita Terkait

Ikuti kami di

AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved