PGRI Ciamis Dorong Transformasi Pendidikan, Nilai Guru Harus Terus Adopsi Pembelajaran Modern
Salah satu topik utama dalam seminar ini adalah konsep blended learning, yang semakin relevan dalam dunia pendidikan modern.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Menurutnya, ada beberapa faktor yang menentukan kualitas pendidikan, di antaranya:
1. Mutu lulusan yang mencerminkan kompetensi dan daya saing peserta didik.
2. Proses pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi.
3. Kompetensi pendidik sebagai faktor utama keberhasilan pendidikan.
4. Manajemen dan tata kelola sekolah yang efektif, transparan, dan akuntabel.
Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjut Andang, terus berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan dengan menyediakan pelatihan bagi guru, memperbaiki infrastruktur sekolah, serta meningkatkan akses terhadap fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.
"Saat ini, Kabupaten Ciamis memiliki 1.831 satuan pendidikan dengan 13.553 tenaga pendidik dan kependidikan. Kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis," jelasnya.
Andang juga menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun generasi masa depan.
Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru harus menjadi prioritas utama.
"Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, mereka akan mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan inspiratif bagi peserta didik," katanya.
Dia mengajak seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Ciamis untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu.
Melalui seminar ini, diharapkan para guru dapat berbagi gagasan dan menemukan solusi nyata dalam menghadapi tantangan pendidikan, sehingga dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing di era global.
Di sela acara seminar berlangsung, Wamendikdasmen RI Dr. Fajar Riza Ul Haq yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Ciamis, turut hadir dalam acara yang digelar oleh PGRI tersebut.(*)
| Guru PPPK Paruh Waktu di Tasikmalaya 2 Bulan Belum Digaji, Mengadu ke DPRD |
|
|---|
| 2 Bulan Gaji Guru PPPK Paruh Waktu di Kabupaten Tasikmalaya Belum Dibayar |
|
|---|
| Viral Siswi SMKN 2 Garut Dipotong Rambutnya Karena Berwarna, Orang Tua Minta Oknum Guru Dipindahkan |
|
|---|
| 10 Warga Ciamis–Majalengka Jadi Korban Penipuan Modus MBG, Oknum Guru Rugikan Rp384 Juta |
|
|---|
| Oknum PPPK Guru di Ciamis Jadi Tersangka, Polisi Bongkar Penipuan Berkedok Program MBG |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/pgri-ciamis-cuy.jpg)