Kamis, 14 Mei 2026

PGRI Ciamis Dorong Transformasi Pendidikan, Nilai Guru Harus Terus Adopsi Pembelajaran Modern

Salah satu topik utama dalam seminar ini adalah konsep blended learning, yang semakin relevan dalam dunia pendidikan modern. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Tribun Priangan/Ai Sani Nuraini
SEMINAR PENDIDIKAN - Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis menggelar seminar bertajuk 'Pendidikan Bermutu untuk Semua' di Aula KH. Ahmad Dahlan Stikes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/2/2025). Wakil Sekretaris Umum PGRI Kabupaten Ciamis, Saripudin, menekankan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat kolaborasi di antara sesama pendidik. 

Laporan Wartawam TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Ciamis menggelar seminar bertajuk 'Pendidikan Bermutu untuk Semua' di Aula KH. Ahmad Dahlan Stikes Muhammadiyah Ciamis, Kamis (13/2/2025).

Seminar ini menjadi momentum bagi para pendidik untuk berdiskusi dan memperdalam pemahaman tentang arah kebijakan pendidikan di masa mendatang. 

Selain dihadiri oleh para guru dari berbagai kecamatan, acara ini juga menghadirkan narasumber dari Dinas Pendidikan serta pejabat terkait yang membahas tantangan dan inovasi dalam dunia pendidikan.

Baca juga: Wamendikdasmen RI Dorong SMK Maarif NU Ciamis Jadi Pusat Keunggulan Pendidikan Vokasi

Wakil Sekretaris Umum PGRI Kabupaten Ciamis, Saripudin, menekankan bahwa seminar ini bertujuan untuk meningkatkan profesionalisme guru serta memperkuat kolaborasi di antara sesama pendidik. 

Saripudin menyoroti pentingnya adaptasi terhadap perubahan kebijakan pendidikan, terutama dalam menghadapi dinamika pemerintahan baru.

"Ketika guru semakin kompeten, maka kualitas pendidikan pun akan meningkat. Melalui seminar ini, para guru dapat memahami perkembangan terbaru dalam dunia pendidikan, termasuk tantangan kebijakan dan metode pembelajaran inovatif yang harus diadopsi," ujar Saripudin.

Baca juga: Wamendikdasmen RI Resmikan Pusat Kemahiran Bahasa Asing di SMA Plus Darussalam Ciamis

Salah satu topik utama dalam seminar ini adalah konsep blended learning, yang semakin relevan dalam dunia pendidikan modern. 

Selain itu, isu beban administrasi guru juga menjadi sorotan. Saripudin menegaskan bahwa administrasi yang berlebihan dapat menghambat kreativitas guru dalam mengajar.

"Administrasi tetap penting sebagai alat evaluasi dan kontrol kinerja. Namun, keseimbangan harus dijaga agar guru tetap memiliki ruang untuk berinovasi dan meningkatkan kualitas pembelajaran," tambahnya.

Selain itu, dia juga mengingatkan pentingnya etika dalam bermedia sosial. 

Guru diharapkan dapat menjaga profesionalisme dan menjadi contoh yang baik bagi peserta didik serta masyarakat di era digital.

Baca juga: Pemkab Ciamis Gelar Workshop Peningkatan Pengelolaan PPK BLUD Bidang Kesehatan, Ini Tujuannya

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi, menegaskan bahwa pendidikan merupakan pondasi utama dalam membangun sumber daya manusia yang unggul.

"Pendidikan bukan hanya soal angka dan statistik, tetapi juga tentang membentuk individu yang berkarakter, cerdas, dan siap menghadapi tantangan zaman," ujar Andang.

Andang menyoroti bahwa dunia pendidikan saat ini berada dalam fase transformasi, di mana perubahan kurikulum, pemanfaatan teknologi, dan inovasi metode pengajaran menjadi tuntutan utama.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang menentukan kualitas pendidikan, di antaranya:

1. Mutu lulusan yang mencerminkan kompetensi dan daya saing peserta didik.

2. Proses pembelajaran yang inovatif dan berbasis teknologi.

3. Kompetensi pendidik sebagai faktor utama keberhasilan pendidikan.

4. Manajemen dan tata kelola sekolah yang efektif, transparan, dan akuntabel.

Pemerintah Kabupaten Ciamis, lanjut Andang, terus berupaya mendukung peningkatan mutu pendidikan dengan menyediakan pelatihan bagi guru, memperbaiki infrastruktur sekolah, serta meningkatkan akses terhadap fasilitas pembelajaran berbasis teknologi.

"Saat ini, Kabupaten Ciamis memiliki 1.831 satuan pendidikan dengan 13.553 tenaga pendidik dan kependidikan. Kami terus mendorong peningkatan kualitas pendidikan melalui berbagai program strategis," jelasnya.

Andang juga menegaskan bahwa guru memiliki peran strategis dalam membangun generasi masa depan. 

Oleh karena itu, peningkatan kapasitas dan profesionalisme guru harus menjadi prioritas utama.

"Guru adalah ujung tombak pendidikan. Dengan kompetensi yang terus ditingkatkan, mereka akan mampu menciptakan pembelajaran yang berkualitas dan inspiratif bagi peserta didik," katanya.

Dia mengajak seluruh stakeholder pendidikan di Kabupaten Ciamis untuk terus berinovasi, beradaptasi, dan berkolaborasi dalam menghadirkan pendidikan yang inklusif dan bermutu.

Melalui seminar ini, diharapkan para guru dapat berbagi gagasan dan menemukan solusi nyata dalam menghadapi tantangan pendidikan, sehingga dapat terus berkontribusi dalam mencetak generasi penerus yang unggul dan berdaya saing di era global.

Di sela acara seminar berlangsung, Wamendikdasmen RI Dr. Fajar Riza Ul Haq yang tengah melakukan kunjungan kerja ke Ciamis, turut hadir dalam acara yang digelar oleh PGRI tersebut.(*)

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved