Cegah Kebocoran Retribusi Pariwisata, DPRD Pangandaran Minta ada Pengawasan Ekstra
Mulai sekarang Pemda harus segera menyiapkan alat dan sistemnya. Hal ini sebagai upaya perbaikan dalam hal penarikan retribusi daerah.
Penulis: Padna | Editor: Dedy Herdiana
Laporan Kontributor Tribunjabar.id Pangandaran, Padna
TRIBUNPRIANGAN.COM, PANGANDARAN - Antisipasi kebocoran, Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pangandaran Asep Noordin meminta pengawasan ekstra terhadap pendapatan asli daerah (PAD) dari retribusi pariwisata.
Proses secara digitalisasi merupakan satu upaya untuk mencegah terjadinya kebocoran penarikan retribusi atau tiket masuk.
Untuk itu, mulai dari sekarang Pemda harus segera menyiapkan alat dan sistemnya. Hal ini sebagai upaya perbaikan dalam hal penarikan retribusi daerah.
Selain diarahkan secara digitalisasi, petugas penarik retribusi juga harus di rolling baik mulai dari tempatnya maupun group.
"Jadi, kita ini mengawasi sumber daya manusianya dan termasuk juga strategi layout-nya," ujar Asep kepada sejumlah wartawan di Pangandaran, Jumat (31/1/2025) pagi.
Baca juga: Pariwisata Jadi PAD Utama Pemda Pangandaran, Organisasi Ini Soroti Sistem Pengawasan Retribusi
Kemudian, dalam waktu-waktu tertentu seperti long weekend atau libur hari besar harus ada pengawasan langsung baik dari Bapenda maupun Inspektorat.
Hal tersebut harus dilakukan, tentu untuk mencegah terjadinya kebocoran penarikan retribusi tiket.
Menurutnya, kebocoran retribusi di pariwisata bisa terjadi karena ada beberapa faktor. Satu di antaranya, wisatawan masuk tanpa tiket.
Makanya, selain penarikan retribusi yang harus serba digital, model pintu masuk wisata juga harus diperbaharui lagi.
"Minimal, itu seperti pintu masuk utama (Pantai Barat). Di mana ada khusus gate untuk motor wisata, motor warga, untuk mobil warga, dan juga mobil wisatawan."
"Jadi, infrastrukturnya juga harus disiapkan untuk mendukung hal itu," katanya.
Kini, kata dia, sudah saatnya Kabupaten Pangandaran untuk berbenah diri dalam segi pendapatan.
"Ya, kalau untuk penataan kawasan saya kira sudah cukup bagus," ucap Asep.
Baca juga: Bayar Non Tunai di Pintu Masuk Wisata Pangandaran Diberlakukan, Wisatawan Harus Top Up Saldo Dulu
| 4 Destinasi Wisata Terviral Tasikmalaya Kaya Akan Spot Instagramable di Tiap Sudut |
|
|---|
| Begini Kondisi Ketua DPRD Sumedang Setelah Terjatuh dari Kuda Saat Kirab Mahkota Binokasih |
|
|---|
| Insiden Ketua DPRD Sumedang Terjatuh dari Kuda Saat Kirab Mahkota Binokasih |
|
|---|
| Kondisi Pusat Belanja di Kawasan Wisata Pantai Pangandaran yang Kumuh |
|
|---|
| DPRD Sumedang Terima Banyak Keluhan PJU ‘Khas Jawa Barat’ Banyak yang Padam |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Suasana-wisatawan-di-pesisir-Pantai-Barat-Pangandaran-31012025-1.jpg)