Rabu, 6 Mei 2026

Pemkab Ciamis Perkuat Kolaborasi dan Edukasi untuk Pencegahan Korupsi

Workshop ini menjadi wadah edukasi bagi para pejabat publik untuk memahami tata kelola yang bersih dan berintegritas. 

Tayang:
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: Dedy Herdiana
Tribunpriangan.com/Ai Sani Nuraini
Dalam upaya menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyelenggarakan Workshop Pencegahan Korupsi 2024 bertempat di Aula Sekretariat Daerah pada Kamis (5/12/2024). 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Dalam upaya menciptakan pemerintahan yang transparan dan akuntabel, Pemerintah Kabupaten Ciamis menyelenggarakan Workshop Pencegahan Korupsi 2024 bertempat di Aula Sekretariat Daerah pada Kamis (5/12/2024).

Mengusung tema 'Teguhkan Komitmen, Berantas Korupsi untuk Ciamis Unggul', acara ini menjadi momentum untuk memperkuat sinergi antar elemen pemerintahan. 

Workshop tersebut dihadiri oleh Pj Bupati Ciamis Budi Waluya, jajaran Forkopimda, Kepala OPD, serta Camat, Lurah, dan Kepala Desa. Kegiatan ini juga diikuti secara virtual oleh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemkab Ciamis.

Sebagai bagian dari rangkaian Road to Hakordia 2024, workshop ini tak hanya menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam memberantas korupsi, tetapi juga menitikberatkan pentingnya edukasi dan kolaborasi lintas sektor.

Dalam sambutannya, Pj Bupati Ciamis Budi Waluya menggarisbawahi peran penting Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai mitra strategis. 

Baca juga: Upaya Cegah Paham Terorisme, Polri dan Yayasan Anshorul Islam Edukasi Masyarakat Pedesaan di Ciamis

Ia menyampaikan apresiasi atas pendampingan KPK melalui program Monitoring Centre for Prevention (MCP), yang telah membantu Kabupaten Ciamis mencapai skor 81, masuk dalam kategori hijau.

"Kolaborasi dengan KPK memberikan kami arahan konkret untuk terus memperbaiki sistem pemerintahan. Namun, angka ini bukan akhir dari upaya kita. Kami akan terus meningkatkan tata kelola agar lebih transparan dan akuntabel," ujar Budi Waluya.

Selain KPK, acara ini menghadirkan tokoh masyarakat seperti KH. DR. Fadlil Yani Ainusyamsi, Pimpinan Pondok Pesantren Darussalam Ciamis.

Pendekatan ini menunjukkan bahwa pencegahan korupsi tak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga melibatkan komunitas dan elemen masyarakat.

Workshop ini menjadi wadah edukasi bagi para pejabat publik untuk memahami tata kelola yang bersih dan berintegritas. 

Melalui materi yang disampaikan oleh Arief Nurcahyo, Kasatgas Korsup Wilayah 2 KPK, peserta diajak untuk memperkuat nilai-nilai integritas dalam tugas sehari-hari.

Ia mengingatkan tentang pentingnya pembelajaran dari kejadian korupsi di wilayah lain, seperti yang baru-baru ini terjadi di Pekanbaru. Ia berharap hal ini menjadi pengingat bagi semua pihak untuk lebih berhati-hati dalam melaksanakan tugas.

“Kita harus belajar dari kejadian tersebut. Ini adalah kesempatan untuk introspeksi dan membangun pemerintahan yang lebih baik,” tegasnya.

Melalui workshop ini, Pemkab Ciamis menunjukkan langkah konkret untuk menciptakan pemerintahan yang bersih, bukan hanya melalui regulasi, tetapi juga lewat kolaborasi dan edukasi.

Upaya ini diharapkan dapat menjadi landasan bagi terwujudnya Ciamis yang unggul dan berintegritas. (*)

Baca juga: Rumah Yulianti di Desa Cikaso Ciamis Ambruk usai Diguyur Hujan, Kerugian Ditaksir Rp50 Juta

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved