Sekda Ciamis Ingatkan Tenaga Kesehatan Tak Gaptek, Teknologi Kesehatan Berkembang
Perkembangan teknologi di dunia kesehatan yang semakin pesat menjadi perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi.
Penulis: Ai Sani Nuraini | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Perkembangan teknologi di dunia kesehatan yang semakin pesat menjadi perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi.
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini
TRIBUNPRIANGAN.COM, CIAMIS - Perkembangan teknologi di dunia kesehatan yang semakin pesat menjadi perhatian Sekretaris Daerah Kabupaten Ciamis, Andang Firman Triyadi.
Di hadapan ratusan peserta Seminar Internasional STIKes Muhammadiyah Ciamis, Andang mengingatkan pentingnya tenaga kesehatan untuk terus beradaptasi dengan transformasi digital agar tidak tertinggal perkembangan zaman.
Pesan tersebut disampaikan saat membuka seminar internasional yang digelar BEM STIKes Muhammadiyah Ciamis di Auditorium KH Ahmad Dahlan, Kamis (7/5/2026).
Kegiatan itu mengusung tema “Transformasi Teknologi Kesehatan: Optimalisasi Kapabilitas Tenaga Kesehatan dan Aksesibilitas sebagai Peluang di Era Digital”.
Baca juga: 74 Santri Ikuti Ujian Nasional MDTU di Cihaurbeuti Ciamis, Jadi Bekal Ilmu Agama Sejak Dini
Menurut Andang, kemajuan teknologi kesehatan saat ini menjadi sebuah keniscayaan yang harus dihadapi bersama oleh seluruh tenaga kesehatan.
“Perkembangan teknologi kesehatan terus bergerak cepat. Karena itu tenaga kesehatan harus mampu beradaptasi agar tidak tertinggal,” ujarnya.
Ia menilai, transformasi digital bukan hanya menjadi tantangan, tetapi juga peluang besar untuk meningkatkan kualitas pelayanan kesehatan kepada masyarakat.
Karena itu, kemampuan sumber daya manusia di bidang kesehatan harus terus ditingkatkan seiring berkembangnya inovasi teknologi di tingkat global.
“Tenaga kesehatan harus bisa memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas pelayanan,” katanya.
Selain itu, Andang juga menekankan pentingnya kolaborasi antara akademisi, praktisi, pemerintah hingga berbagai pemangku kepentingan dalam mengembangkan teknologi kesehatan yang aplikatif dan berkelanjutan.
Menurutnya, seminar internasional tersebut menjadi ruang strategis untuk saling bertukar gagasan dan pengalaman menghadapi tantangan dunia kesehatan di masa depan.
“Diharapkan lahir ide dan solusi strategis dalam mengoptimalkan aksesibilitas serta kapabilitas tenaga kesehatan di era digital,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua STIKes Muhammadiyah Ciamis, Nurhidayat mengatakan seminar internasional tersebut menjadi bagian dari proses pembelajaran mahasiswa di luar kegiatan formal perkuliahan.
Ia menyebut organisasi mahasiswa juga memiliki peran penting dalam menambah wawasan dan pengetahuan mahasiswa melalui berbagai kegiatan akademik.
“Ilmu di bidang kesehatan terus berkembang. Karena itu kita harus mampu mengikuti perkembangan yang terjadi agar tidak tertinggal,” katanya.(*)
| 74 Santri Ikuti Ujian Nasional MDTU di Cihaurbeuti Ciamis, Jadi Bekal Ilmu Agama Sejak Dini |
|
|---|
| Petani Ciamis Selatan, Hujan Kebanjiran dan Kemarau Kekeringan |
|
|---|
| Aktivasi IKD Digenjot, Disdukcapil Ciamis Perkuat Akurasi Data Bansos |
|
|---|
| Kapolres Ciamis Ganjar Penghargaan Anggota Berprestasi, Aksi Gemas Polisi Cilik Ikut Curi Perhatian |
|
|---|
| Baznas RI Sebut Ciamis Jadi Contoh Nasional, Pengelolaan Zakat Dipuji Transparan |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/seminarnasionalanalanlanal.jpg)