Berbeda halnya dengan wilayah Kabupaten Tasikmalaya yang peta politiknya lebih banyak dikuasai oleh forum-forum, lembaga-lembaga terutama lembaga keagamaan.
“Kalau di Kota Tasikmalaya itu enggak ada forum-forum yang menguasai politik seperti itu. Yang ada adalah tim sukses (timses) dari Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM),” ucap Asep kepada TribunPriangan.com melalui sambungan telepon pada Kamis (21/3/2024) petang.
Dirinya juga menilai, bahwa yang paling dominan hari ini menggerakkan nadi-nadi politik di kota Tasikmala yakni para aktivis.
“Para aktivis yang nantinya akan menjadi timses atau berada di beberapa kubu. Termasuk hari ini juga yang independen bergerak, dan ya entah apakah nanti modal sosial, modal elektoral, modal partai, dan modal-modal politik yang lainnya, apakah nanti kepada siapa berlabuh dan memihak, wallahualam,” jelas Asep.(*)
Isi komentar sepenuhnya adalah tanggung jawab pengguna dan diatur dalam UU ITE.