Kesehatan
BENARKAH Asam Folat Bagus untuk Nutrisi Ibu Hamil? Ternyata Ini Cara Penting Konsumsinya
Dilema Asam Folat si Nutrisi Penting Bagi Ibu Hamil, Dikonsumsi Sebelum atau Sesudah Mengandung?
Penulis: Lulu Aulia Lisaholith | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
TRIBUNPRIANGAN.COM - Menjadi seorang ibu, belum lengkap rasanya jika belum dikaruniai buah hati.
Segala persiapan akan terus dicoba demi bisa memperpanjang keturunan, yang pastinya dengan cara mengandung.
Masa kehamilan seorang wanita menjadi sangat penting diperhatikan.
Sebab, bukan saja kondisi kesehatan yang prima bagi si ibu, namun juga akan berdampak bagi jabang bayi yang dikandungnya.
Pasalnya, merencanakan kehamilan atau program hamil bukan sekadar memikirkan metode, tanggal cantik, sampai biaya lahiran. Kesiapan calon ibu dalam urusan kesehatan diri demi kesehatan calon bayi juga harus dipikirkan.
Baca juga: 7 Cara Deteksi Gejala Stroke Ringan di Usia Muda yang Bisa Dimulai Sedini Mungkin
Demi kesehatan jabang bayi, calon ibu sudah harus mempersiapkan diri tubuhnya yang bakal menjadi ‘rumah' sang bayi.
Karena itu, sejak merencanakan kehamilan perempuan sudah dianjurkan untuk mengonsumsi asam folat, terutama di 1000 hari pertama kehamilan (HPK).
Ada berbagai cara demi mendapatkan kehamilan yang menghasilkan janin atau bayi yang sehat, salah satunya dengan menambah asupan nutrisi dari si ibu.
Nutris tersebut bisa didapat dari sayur, buah, suplemen, dan berbagai makanan kesehatan lainnya.
Nutrsi juga bisa dikategorikan sebagai penopang komponen keseimbangan saat kehamilan, satu diantaranya adalah pemenuhan kadar Asam Folat pada si ibu.
Baca juga: 16 Minuman Pembersih Paru yang Cocok Bagi Perokok Aktif, Mulai dari Teh Hijau hingga Rebusan Kunyit
Lantas pemberian asupan Asam Folat harus dilakukan sebelum atau sesudah kehamilan?
Asam Folat itu Apa?
Mengutip laman Halodoc.com, Asam Folat merupakan bentuk sintetis dari folat, vitamin B (khususnya vitamin B9) yang terdapat pada buah-buahan, sayuran, dan kacang-kacangan tertentu.
Asam folat bisa ditemukan dalam vitamin dan makanan yang diperkaya, seperti roti, pasta dan sereal.
Nutrisi ini berperan penting dalam produksi sel darah merah dan membantu tabung saraf bayi berkembang menjadi otak dan sumsum tulang belakang.
Selain dari sumber makanan alami, asam folat juga dapat ditemukan dalam bentuk suplemen.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/Ilustrasi-Kehamilan.jpg)