Rabu, 20 Mei 2026

Inflasi Jawa Barat

Apakah Pengendalian Harga Komoditas Dapat Turunkan Inflasi? Begini Kata Pengamat Ekonomi Unpas 

Pengamat Ekonomi Unpas Acuviarta Kartabi menilai, pengendalian harga komoditas dalam konteks pengendalian inflasi daerah perlu mendapat atensi

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Jabar/Nappisah
Pengamat Ekonomi Unpas, Acuviarta Kartabi 

Kendati demikian, dalam pengendalian tingkat inflasi adalah koordinasi kebijakan, selain upaya pengendalian dampaknya.  

Baca juga: BREAKING NEWS- Usai Arak-arakan Hajat Laut, Perahu Wisata di Pangandaran Alami Laka Laut

 Inflasi masih menjadi tantangan Ekonomi di Jawa Barat pada 2023. Secara teknis, Acuviarta menyebut, upaya pengendalian inflasi dilakukan atas beberapa tindakan. 

"Tergantung dari sebab utama kenapa harga-harga tersebut meningkat. Kalau kita coba klasifikan kenaikan harga tersebut bisa terjadi karena kenaikan permintaan atau bisa disebut demand pull inflation," jelasnya. 

Ia memberi contoh, pada saat perayaan hari raya dan tahun ajaran baru, dimana harga-harga komoditas pangan naik pada saat hari raya. 

Baca juga: Gelar FGD Bedah Dapil, DPC PPP Ciamis Siap Amankan Suara di Provinsi dan DPR RI

"Pada saat itu upaya yang dilakukan bisa melakukan kerjasama antar daerah misalnya memasok bahan pangan dari daerah yang surplus ke daerah yang defisit," tuturnya. 

Kemudian, melakukan operasi pasar dan bisa juga pasar murah sehingga masyarakat bisa mendapatkan bahan pangan dengan harga yang lebih terjangkau. 

"Di pasar harganya sedang tinggi, atau bisa juga menempuh kebijakan antisipasi seperti melakukan impor. Kalau pada saat itu stok pangan produksi dalam negeri memang kurang, atau kebutuhannya lebih besar dibandingkan stok yang tersedia," jelasnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS- Usai Arak-arakan Hajat Laut, Perahu Wisata di Pangandaran Alami Laka Laut

Acuviarta menyebut, inflasi juga bisa disebabkan faktor kenaikan harga atau ongkos produksi biasa disebut cost push inflation. 

"Misalnya dampak kenaikan harga BBM, maka hal tersebut berdampak pada kenaikan tarif transportasi dan kenaikan ongkos yang dikeluarkan oleh perusahaan," imbuhnya. 

Sehingga, kata dia, berdampak pada kenaikan harga jual komoditas tersebut di pasar. 

Baca juga: Mengintip Keseruan Tenis Meja Piala Bupati Sumedang, Dony Ahmad Munir Vs Pemain Persib Legend

"Pada konteks itu biasanya pemerintah akan memberikan subsidi pada kelompok sasaran terdampak," ucapnya. 

Acuviarta mengatakan, secara umum kenaikan harga-harga komoditas atau tingkat inflasi ini bisa didorong kenaikan harga-harga yang diatur oleh pemerintah. 

"Kemudian bisa juga didorong oleh perubahan harga komoditas pangan seperti dampak el nino seperti saat ini," ucapnya. 

Baca juga: BREAKING NEWS- Usai Arak-arakan Hajat Laut, Perahu Wisata di Pangandaran Alami Laka Laut

Lebih lanjut, dampak kenaikan harga komoditas pangan impor atau harga komoditas dunia dan faktor situasional. 

"Seperti perubahan rantai pasok pangan global setelah pandemi covid-19 dan lain sebagainya," tuturnya. 

Halaman 2/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved