Rabu, 20 Mei 2026

Inflasi Jawa Barat

Apakah Pengendalian Harga Komoditas Dapat Turunkan Inflasi? Begini Kata Pengamat Ekonomi Unpas 

Pengamat Ekonomi Unpas Acuviarta Kartabi menilai, pengendalian harga komoditas dalam konteks pengendalian inflasi daerah perlu mendapat atensi

Tayang:
Penulis: Nappisah | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Jabar/Nappisah
Pengamat Ekonomi Unpas, Acuviarta Kartabi 

Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Nappisah


TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Pengamat Ekonomi Unpas Acuviarta Kartabi menilai, pengendalian harga komoditas dalam konteks pengendalian inflasi daerah perlu mendapat atensi dari pemerintah pusat. 

"Pengendalian inflasi membutuhkan beberapa bauran aktivitas, mulai dari upaya komunikasi dalam wadah tim pengendalian inflasi daerah (TPID)," ujarnya, Jumat (21/7/2023). 

Kemudian, kata dia, tindakan pengendalian seperti operasi pasar dan kegiatan pasar murah. 

Baca juga: Menguak Mitos Nyeri Pinggang, Begini Penjelasan Dokter Spesialis Kedokteran Fisik dan Rehabilitasi

 "Bahkan, sampai upaya pengendalian stabilitas pasokan di pasar yang dilakukan oleh satgas pangan maupun juga yang dilakukan organisasi perangkat daerah (OPD)," tuturnya. 

Meski inflasi mengalami penurunan, Acuviarta menyebut upaya sidak pasar yang dilakukan Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disdagin) maupun juga upaya sejenis yang dilakukan oleh Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian (DKPP)

"Upaya-upaya lain juga dilakukan dengan memfungsikan instrumen lain seperti Perusahaan Daerah (PD) Pasar atau BUMD di daerah untuk ikut ambil bagian dalam upaya kebijakan stabilitasi harga di pasar," tuturnya. 

Baca juga: Aria Naizar, Bocah 12 Tahun Asal Tasikmalaya Jadi Tulang Punggung Keluarga, Kini Kembali Bersekolah

Sebagai informasi, BPS Jabar mencatat pada bulan Mei 2023 mengalami penurunan menjadi 0,12 persen dibandingkan pada April 2023 yang mencapai 0,40 persen.

Pengendalian inflasi, kata dia, bahkan kenaikan harga yang diatur daerah seperti tarif PDAM sudah dinaikan akhirnya diturunkan kembali. 

"Artinya disitu ada ongkos langsung yang ditanggung pemerintah secara tidak langsung demi menjaga stabilitas inflasi," ujarnya. 

Baca juga: Main Tenis Lawan Pemain Persib Legend, Begini yang Dirasakan Dony Ahmad Munir

Kemudian, sebagian besar bobot kenaikan harga-harga komoditas terutama pangan sering kali terjadi hampir disemua wilayah.

"Disini perlu tindakan atau solusi kebijakan secara nasional secara cepat, stabilitas inflasi di daerah bisa segera terkendali," imbuhnya. 

 Menurutnya, sebagian besar inflasi karena faktor dampat dari kebijakan pusat.  

Baca juga: Usai Tabur Bunga, Perahu Terbalik Diterjang Ombak Laut, 1 Korban Masih Syok

"Contohnya buruknya tatakelola minyak goreng kaitannya dengan eksport CPO dan domestic market obligation (CPO)," katanya.

Ia menambahkan, dampak kenaikan harga BBM dan dampak kenaikan harga gas dan lain sebagainya. 

Halaman 1/3
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved