Penampakan UFO
HEBOH Penampakan UFO di Lembah Jemplang Gunung Bromo, Tak Sengaja Terpotret Warga
Heboh penampakan UFO atau Unidentified Flying Object di Lembang Jemplang, Gunung Bromo, Jawa Timur, yang tak sengaja terpotret
Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
TRIBUNPRIANGAN.COM - Heboh penampakan UFO atau Unidentified Flying Object di Lembang Jemplang, Gunung Bromo, Jawa Timur.
UFO yang terlihat berwarna silver itu tak sengaja terpotret oleh warga.
Informasi soal penampakan UFO itu disampaikan akun Twitter KabarUFO@kabarufo.
"Penampakan UFO yang tak sengaja terpotret. Bukit Teletubbies (Lembah Jemplang), Gunung Bromo, Probolinggo, Jawa-Timur, 10 Juli 2023, pukul 09:21 WIB. Dipotret oleh Yoned dgn menggunakan ponsel Samsung Galaxy A9. "Saya baru sadar ada objek aneh itu, setelah mengecek hasil foto".
Benda terbang tak dikenal itu terlihat seperti kotak dengan bagian belakang seperti ekor pesawat.
Baca juga: HEBOH Pengakuan Marinir Amerika Melihat UFO Besar di Hutan Sumbar, Netizen: Ngapain di Padang?
Informasi soal penampakan UFO juga pernah diberitakan terjadi pada Selasa (24/1/2023) sekitar pukul 01.24 WIB di Gunung Merapi.
Video pantauan Gunung Merapi menampilkan cahaya yang melintas di atas gunung tersebut. Di Twitter, cahaya yang melintas itu diklaim sebagai unidentified flying object (UFO) atau benda langit tak dikenal.
Lantas, benarkah cahaya di atas Gunung Merapi itu adalah UFO? Video yang beredar valid Video berdurasi 30 detik yang beredar di Twitter itu bukan hasil rekayasa.
Kepala Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Agus Budi Santoso membenarkan bahwa ada cahaya yang melintas di atas Gunung Merapi.
"Sehubungan dengan beredarnya video tersebut, dapat kami sampaikan bahwa kamera CCTV Badan Geologi yang berada di Pos Jrakah (sisi barat) Gunung Merapi sempat merekam fenomena ini pada tanggal 24 Januari 2023 pukul 01.30 WIB," kata dia kepada Kompas.com, Kamis (26/1/2023).
Kendati demikian, baik BPPTKG maupun Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG) tidak memiliki kapabilitas untuk mengidentifikasi benda langit tersebut. Sejauh ini, Gunung Merapi memiliki aktivitas vulkanik yang cukup tinggi dan statusnya masih Siaga.
"Masyarakat diimbau untuk tetap tenang, tidak panik, dan selalu mengikuti informasi dari sumber yang tepercaya," ujar Agus.
Penjelasan Pusainsa Peneliti Pusat Sains Antariksa (Pusainsa) Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), Andi Pangerang, memberikan penjelasan soal benda langit yang melintas di Gunung Merapi.
"Munculnya cahaya putih di atas Gunung Merapi pada 24 Januari 2023 dini hari itu besar kemungkinan adalah satelit FalconSAT-3 yang mengalami atmospheric reentry," jelas Andi kepada Kompas.com, Kamis (26/1/2023).
Atmospheric reentry yakni satelit itu sudah tidak aktif kemudian jatuh ke permukaan Bumi. Andi menyampaikan, dari pantauan seluruh badan antariksa di dunia, satelit ini awalnya diperkirakan akan jatuh kembali ke Bumi pada 21 Januari 2023.
"Akan tetapi, satelit usang ini masih terpantau mengorbit Bumi dengan ketinggian yang semakin rendah," tutur Andi.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/UFO-di-Gunung-Bromo.jpg)