Minggu, 26 April 2026

Profil Tupperware, Merek Alat Rumah Tangga yang Terkenal, Trending di Medsos Terancam Bangkrut

profil Tupperware, merek terkenal dari peralatan rumah tangga, yang sedang trending di media sosial, Rabu (12/4/2023), gara-gara terancam bangkrut.

Penulis: Machmud Mubarok | Editor: Machmud Mubarok
Twitter/BFM News
Ini profil Tupperware, merek terkenal dari peralatan rumah tangga, yang sedang trending di media sosial, Rabu (12/4/2023), gara-gara terancam bangkrut. 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Ini profil Tupperware, merek terkenal dari peralatan rumah tangga, yang sedang trending di media sosial, Rabu (12/4/2023), gara-gara terancam bangkrut.

Tupperware merupakan anak perusahaan yang dimiliki oleh Tupperware Brands Corporation.

Ia terbuat dari plastik, termasuk di dalamnya, wadah penyimpanan, wadah penyajian dan beberapa peralatan dapur yang diperkenalkan untuk khalayak umum pada tahun 1946.

Mereka merancang, membuat, dan menyebarkan produk-produknya ke seluruh dunia melalui perusahaan induknya yaitu Tupperware Brands Corporation dan dipasarkan dengan metode penjualan langsung yang sering dikenal dengan julukan independent sales force atau sales force yang saat ini tidak kurang ada 1.9 juta orang tersebar di seluruh dunia.

Pada tahun 2013, pasar terbesar Tupperware adalah Indonesia, disusul oleh Jerman. Angka penjualan di Indonesia tahun itu mencapai lebih dari $200 juta dengan 250.000 distributor.

Baca juga: 50 Persen Perajin Bordir di Tasikmalaya Bangkrut karena Harga Bahan Baku Naik, Begini Respons Bupati

Berikut ini sejarah Tupperware seperti dilansir dari WIkipedia.

Tupperware pertama kali dibuat pada tahun 1946 oleh Earl Tupper (1907 – 1983) di Amerika. Ia membuat suatu wadah plastik yang dipergunakan dalam rumah tangga untuk menyimpan makanan dan membuatnya kedap udara.

Salah satu paten penting dari produk ini adalah seal penyekatnya yang dikenal dengan sebutan "burping seal", yang merupakan ciri khusus terkenal dari produk-produk Tupperware, yang membuatnya sangat berbeda dengan produk-produk sejenis.

Tupperware mengawali strategi penjualan langsung dengan apa yang disebutnya sebagai Tupperware party. 

Brownie Wise (1913 – 1992) adalah orang yang mengenalkan strategi ini (sebelumnya ia adalah seorang agen penjualan dari Stanley Home Products).

Di awal-awal tahun 1950an, penjualan meledak dan membuatnya dikenal oleh banyak orang. Hal ini terutama dikarenakan pengaruh dari Brownie Wise pada para wanita yang menjajakan Tupperware dengan memakai metode party tadi.

Tupperware juga semakin dikenal pada masa-masa Perang Dunia II. Saat itu, para wanita dianjurkan untuk lebih memiliki waktu untuk keluarganya, dan dengan menjadi agen Tupperware menjadikan mereka memiliki penghasilan sendiri dari rumah.

Selain itu ada tradisi yang dikenal dengan sebutan Assembly yang diadakan di setiap distributor Tupperware yang diadakan secara rutin.

Tradisi ini diperkenalkan dan dilanggengkan hingga kini sebagai sarana untuk memberikan penghargaan kepada para penjual, perekrut terbaik baik untuk individu maupun secara team dan organisasi.

Tupperware menyebar ke daratan Eropa sejak kurun waktu 1960 ketika Mila Pond mengadakan sebuah Tupperware party di Weybridge, Inggris, serta beberapa kota lainnya

Sumber: Tribun Priangan
Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved