Latto-latto Model Baru Hadir di Pedestrian Kota Tasikmalaya, Seru dan Mainnya Mudah-mudah Sulit

Latto-latto Model Baru Hadir di Pedestrian Kota Tasikmalaya, Seru dan Mainnya Mudah-mudah Sulit

tribunpriangan.com/firman suryaman
Jenjen menjajakan latto-latto model baru di kawasan pedestrian Jalan KHZ Mustofa, Kota Tasikmalaya 

Laporan Kontributor TribunPriangan.com, Firman Suryaman

TRIBUNPRIANGAN.COM, TASIKMALAYA - Terdapat latto-latto model baru. Sepintas memainkan latto-latto model baru ini mudah dilakukan, tapi ternyata tetap memerlukan latihan lebih giat.

Muncul di kawasan semi pedestrian Jalan KHZ Mustofa dan Jalan Cihideung, Kota Tasikmalaya, latto-latto model baru ini dijual sejak empat hari lalu.

"Sudah ada sekitar empat harian. Langsung laris dengan harga Rp 20.000 per buahnya," kata Jejen (40), salah seorang pedagang, Senin (23/01/23) sore.

Baca juga: Fantastis, Karyawan Mal Plaza Asia Tasikmalaya Dilatih Jadi Kelompok Barongsai Asia Lion Dance

Menurut Jenjen, latto-latto model baru ini kontruksinya sedemikian rupa sehingga sepintas mudah dimainkan untuk yang baru mencoba.

Namun ternyata, anggapan itu keliru.

"Pertama ada pegangan, lalu kedua bola plastiknya diikat bukan dengan tali tapi stik plastik dobel sehingga gerakan kedua bola terarah dan pasti selalu saling bertumbukan," ujar Jenjen.

Baca juga: Masjid Agung Manonjaya, Masjid Bersejarah dan Ikonik di Tasikmalaya yang Wajib Kamu Kunjungi

Bukan hanya itu, lanjut Jenjen, untuk memainkan latto-latto ini juga masih butuh keseimbangan gerak tangan supaya kedua bola saling berbenturan.

"Kalau tak seimbang, kedua bola malah berputar. Jadi tetap butuh latihan untuk melatih keseimbangan tangan," ujar Jenjen.

Dengan adanya tingkat kesulitan ini, peminatnya tetap banyak. "Karena memang salah satu daya tatik permainan latto-latto adanya tantangan keahlian untuk memainkannya," kata Jenjen.

Baca juga: 3069 Anak di Kabupaten Tasikmalaya Ajukan Dispensasi Nikah dalam 5 Tahun Terakhir

Setiap harinya Jenjen bisa menjual 10-20 latto-latto model baru ini. Belum latto-latto model lama yang juga masih banyak peminat.

Dia jualan ditemani istrinya yang jualan sepatu dan sandal di kaki lima tak jauh dari lapak Jenjen. ()

Sumber: Tribun Jabar
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved