Kasus Penganiayaan

Seorang Nenek di Tasikmalaya Dianiaya Pencuri, Sempat Terjadi Drama Penyanderaan

Seorang nenek berusia 90 tahun yang berprofesi sebagai ahli pijat, dianiaya perempuan berinisial A yang henda mencuri di Kecamatan Cineam

Tribun Priangan/ Aldi M Perdana
Seorang nenek berusia 90 tahun dianiaya pencuri dengan luka robek 12 jahitan pada tangan kirinya 

Laporan Jurnalis TribunPriangan.com, Aldi M. Perdana

TRIBUNPRIANGAN.COM, KABUPATEN TASIKMALAYA - Seorang nenek berusia 90 tahun yang berprofesi sebagai ahli pijat, dianiaya perempuan berinisial A yang hendak mencuri di Kecamatan Cineam, Kabupaten Tasikmalaya, Jawa Barat pada Minggu (22/1/2023) malam kemarin.

Gugum Gumilar selaku cucu dari nenek tersebut mengatakan, bahwa mulanya sang nenek yang tinggal sendiri, berteriak meminta pertolongan kepada dirinya, karena sang nenek merasa ada seseorang di bawah tempat tidurnya.

“Nenek saya teriak-teriak manggil saya, katanya ada sesuatu di bawah tempat tidur. Pas saya cek di bawah tempat tidur itu, tidak ada apa-apa,” terangnya kepada TribunPriangan.com pada Senin (23/1/2023).

Baca juga: Melonjak Hingga Rp69 Juta, DPR - MUI Soroti Usulan Pemerintah soal Biaya Haji

Lanjutnya, Gugum segera mencari di kamar lain di rumah tersebut.

Ternyata, ia mendapati seseorang, yang kemudian diketahu berinisial A, tengah berada di kamar depan.

Spontan Gugum menanyakan maksud si A yang berada di sana.

Baca juga: Dua Bulan Lebih, Sosok Pengusaha Perempuan Ini Terus Salurkan Bantuan untuk Korban Gempa Cianjur

“Dia (sempat) ditanya (maksud keberadaannya di sana), tapi dia mengelak terus. Sama warga sekitar yang pada datang juga dibilangin mau dilaporin ke kantor polisi (kalau terus mengelak). Lalu dia melakukan penyanderaan terhadap nenek saya (sambil) membawa pisau kecil,” ungkap Gugum.

Akan tetapi, sang nenek mencoba berontak, sehingga A melukai tangan nenek berusia 90 tahun tersebut, dan mengakibatkan luka sebanyak 12 jahitan.

“Waktu kejadian memang si A ini belum mengambil apapun. Tapi, baru ketahuan, bahwa waktu hari Kamis (19/1/2023) lalu, dia sempat memgambil uang sebesar Rp.1.600.000,” terang Gugum.

Baca juga: Libur Imlek, Masyarakat Ciamis Manfaatkan Taman Reflesia Sebagai Wahana Bermain Bersama Keluarga

AKP Dede Dermawan selaku Kapolsek Cineam membenarkan kejadian tersebut.

“Kami mengamankan seorang perempuan yang diduga telah memasuki rumah korban dan berniat melakukan pencurian,” lengkapnya.

Dede melanjutkan, bahwa pencurian yang hendak dilakukan A itu segera diketahui oleh pemilik rumah.

Baca juga: Libur Imlek, Masyarakat Ciamis Manfaatkan Taman Reflesia Sebagai Wahana Bermain Bersama Keluarga

Sedang pada saat yang sama, korban mencoba untuk berontak.

Hal tersebut membuat A mengeluarkan sebilah pisau yang berada di rumah korban.

Akibatnya, A merobek tangan sebelah kiri korban yang menyebabkan luka 12 jahitan.

“Hasil dari pemeriksaan kami, A melakukan hal tersebut karena faktor ekonomi. Bahkan sebelumnya, A juga pernah melakukan pencurian di rumah yang sama, lengkap Dede.

Baca juga: Libur Imlek, Masyarakat Ciamis Manfaatkan Taman Reflesia Sebagai Wahana Bermain Bersama Keluarga

Saat ini, lanjutnya, diketahu A diancam pasal 363 Junto pasal 53 dan/atau 335 KUHP dengan ancaman hukuman penjara 7 tahun. (*)

  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved