Erupsi Gunung Semeru

Viral Video Pria yang Menolak Evakuasi saat Erupsi Semeru Ternyata Bukan Pimpinan Pondok Pesantren

Seorang Pria Menolak Dievakuasi dari Zona Merah Semeru, Bentak Petugas hingga Videonya Viral

(KOMPAS.com/Miftahul Huda)
Tangkapan layar video viral pria tolak dievakuasi saat erupsi Gunung Semeru, Minggu (4/12/2022) 

TRIBUNPRIANGAN.COM - Viral Video seorang pria membentak petugas karena menolak dievakuasi dari keadiamannya di Desa Supiturang, Kecamatan Pronojiwo, Lumajang, Jawa Timur, yang merupakan salah satu zona merah saat Erupsi Gunung Semeru.

Tak hanya menolak, pria tersebut juga menahan petugas membawa orang-orang di sekitarnya ke lokasi aman.

"Saya terima informasi dari warga yang ada di Supiturang, memang benar tidak mau dievakuasi," kata Bupati Lumajang Thoriqul Haq saat dikonfirmasi, Senin (6/12/2022).

Baca juga: Update Erupsi Gunung Semeru, 9 Letusan hingga Pergerakan Lahar Dingin Mengarah Ke Tempusari

Bukan Pengelola Pondok Pesantren

Video penolakan pria tersebut sempat menyebar di media sosial dengan narasi bahwa pria itu adalah pengelola pondok pesantren.

Namun Bupati Lumajang membantah hal tersebut.

"Tapi di sana bukan pondokan yang ada Madrasah Diniyahnya seperti halnya pondok pesantren. Ada yang mengatakan di sana seperti padepokan," tutur Thoriq.

Baca juga: Viral Video Pria Tak Mau Dievakuasi Saat Semeru Erupsi, Bupati Lumajang Buka Suara

Evakuasi Tetap Dilakukan

Kendati demikian, Bupati Thoriq menegaskan akan menindaklanjuti hal tersebut dan mengevakuasi siapa pun yang ada di sana apa pun yang terjadi.

Evakuasi dilakukan untuk memastikan warga dalam kondisi aman dan selamat jika erupsi susulan kembali terjadi.

Dia juga menyatakan akan menyeberang ke Pronojiwo demi memastikan semua warga telah dievakuasi.

"Jadi itu yang sedang kami tangani dan akan dilakukan evakuasi dan relokasi, tetap harus evakuasi," tandasnya.

Guguran material vulkanis masih begitu membara di Dusun Kajar
Guguran material vulkanis masih begitu membara di Dusun Kajar Kuning Desa Sumberwuluh, Kecamata Candipuro, Kabupaten Lumajang pada Minggu (4/11/2022) petang, usai terdampak awan panas guguran Gunung Semeru. (tribunjatim.com/M Erwin Wicaksono)

2 Dusun Sudah Dikosongkan

Sementara itu,  warga utamanya yang berada di zona merah telah dievakuasi sejak erupsi Semeru terjadi Minggu (4/12/2022).

Halaman
12
Sumber: Kompas
  • Ikuti kami di

    AA
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved