Minggu, 26 April 2026

Gempa Bumi Cianjur

Kisah Balita Selamat dari Reruntuhan Rumah, Sempat Tertimbun Dua Jam Saat Gempa

Seorang Balita Selamat dari Reruntuhan Rumah, Sempat Tertimbun Dua Jam Saat Gempa Pertama Guncang Cianjur

Penulis: ferri amiril | Editor: Dwi Yansetyo Nugroho
Tribun Priangan
Dika (1,5) digendong sang paman di lokasi pengungsian Kampung Buniaga, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur 

 

TRIBUPRIANGAN.COM,CIANJUR - Seorang balita bernama M Tasya Andika putra (1,5) yang dipanggil Dika selamat dari timbunan reruntuhan imbas gempa Cianjur yang terjadi pada Senin (21/11/2022).

Dika sempat tertimbun bersama ibu dan dua orang kakaknya.

Setelah sempat tertimbun dua jam, Dika berhasil dievakuasi, demikian juga dengan ibu dan dua orang kakaknya.

Baca juga: Rumah Ambruk Diguncang Gempa Perawat RSUD Ciamacan Tetap Jalankan Tugas

Dika tak mengalami luka sedikitpun, demikian pula dengan ibu dan dua kakaknya yang sekarang mendiami posko tenda darurat di Kampung Buniaga.

Video evakuasi penyelamatan Dika sempat viral di lini media sosial. Saat itu warga bernama kepala desa menggendong dan mengangkat Dika yang tubuhnya sudah dipenuhi dengan debu.

Dalam video yang viral, tampak balita tersebut sekujur tubuhnya berdebu. Ia dikeluarkan dari sebuah celah kecil di reruntuhan bangunan yang ambruk.

Baca juga: UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, Bagaimana dengan Jabar? Begini Kata Pemprov Jabar

Dika dan keluarganya selamat karena dinding rumah tertahan lemari es dan lemari baju.

Peristiwa balita selamat dari reruntuhan itu terjadi di Kampung Buniaga, Desa Ciherang, Kecamatan Pacet, Kabupaten Cianjur pada hari pertama kejadian gempa Cianjur.

Tribunjabar.id meninjau lokasi ditemukannya sang balita. Dika tertimbun di reruntuhan bangunan lantai dua.

Paman Dika, Bahar (40), menceritakan detik-detik saat kejadian rumah ambruk. Saat itu ia sedang berada di halaman rumah.

Baca juga: UMP DKI 2023 Naik 5,6 Persen, Bagaimana dengan Jabar? Begini Kata Pemprov Jabar

Seketika, Ia mengevakuasi sejumlah anggota keluarganya di dalam rumah kemudian mengevakuasi Dika dan ibunya. Ternyata, balita tersebut tidak dievakuasi selama berhari-hari, melainkan saat kejadian.

"Evakuasinya selama 2 jam hari itu juga," kata Bahar, di lokasi kejadian, Senin (28/11/2022).

Ayah Dika, Asep Syamsudin (42), bercerita jika Dika tidak dievakuasi saat itu, istri dan tiga anaknya tak akan selamat. Belakangan diketahui tak hanya Dika yang tertimbun tapi istrinya, Neni Kartika (33) dan dua anak lainnya yakni Anisa Safa Nurhayati (13) dan Siti Aira Nurazmya (4).

Baca juga: Harga Sayuran di Pasar Cipanas Cianjur Meroket, Ternyata Ini Penyebabnya

Jika tidak dievakuasi mungkin tak akan selamat. saya enggak tahu kejadiannya seperti apa, ternyata sudah ada di dalam.

Halaman 1/2
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved