Selasa, 14 April 2026

Gempa Bumi Cianjur

Rumah Ambruk Diguncang Gempa, Perawat RSUD Ciamacan Tetap Jalankan Tugas

Acep Hilman seorang perawat Di RSUD Cimacan merupakan warga Kampung Pasir Ipis

Tribun Priangan
Rumah Ambruk Diguncang Gempa Perawat RSUD Ciamacan Tetap Jalankan Tugas 

 

Laporan wartawan TribunPriangan.com, Ai Sani Nuraini

TRIBUNPRIANGAN.COM, CIANJUR - Acep Hilman seorang perawat Di RSUD Cimacan merupakan warga Kampung Pasir Ipis rumahnya ambruk diguncang gempa pada Senin (21/11/2022) yang lalu.

Acep merupakan salah satu pahlawan kesehatan di kampung Pasir Ipis tersebut, pasalnya saat gempa terjadi ia sedang bertuga di RSUD Cimacan.

Setelah mengetahui rumahnya ikut ambruk, rasa yang tidak dapat diungkapkan dengan kata-kata itu ia rasakan.

Baca juga: Pemprov Tetapkan UMP Jabar 2023 Naik 7,88 Persen, Berapa Kenaikan UMK Tasikmalaya, Garut & Lainnya?

Bingung, sedih, sedikit tidak percaya. Meskipun demikian setelah itu ia masih tetap menunaikan tugasnya sebagai perawat.

"Ya rumah saya juga hancur tapi mau bagaimana lagi, saya tidak bisa meninggalkan tugas utama saya sebagai perawat," kata Acep.

Keadaan Acep tentu tidak baik-baik saja saat itu, rumahnya hancur hatinya pun ikut hancur.

Baca juga: Harga Sayuran di Pasar Cipanas Cianjur Meroket, Ternyata Ini Penyebabnya

Namun hidup harus tetap berjalan, kewajiban harus tetap ditunaikan.

Pasca gempa terjadi ia terjun langsung menjadi relawan kesehatan di Kampung Pasir Ipis hingga hari Minggu (27/11/2022) kemarin.

Ia mengaku tugasnya sehari-hari mengecek keadaan warga yang mengungsi dari posko ke posko dengan metode jemput bola.

Baca juga: Dinamika Politik Indonesia Semakin Terbuka, Dosen UI: Semua Orang Bisa Jadi Elite

"Awalnya saya keliling posko saja, jadi posko kesehatan di sini baru diadakan hari Kamis (24/11/2022) yang lalu," tambah Acep.

Selain dirinya ia jiga kadang dibantu oleh mahasiswa kedokteran dari berbagai universitas.

"Kalau dokternya itu ada relawan dari mahasiswa kedokteran UI, UNPAD, dan Universitas Trisakti," ujar Acep.

Baca juga: Aksi Hijau Kampung Berseri Astra Suntenjaya Terapkan Pertanian Ramah Lingkungan

Lebih lanjut ia mengatakan ada beberapa penyakit yang diderit oleh warga Kampung Pasir Ipis RT 01/RW 01 diantaranya adalah deman, diare, dan gatal-gatal.

Untuk sementara ini ada sekitar 121 orang yang sudah berobat, terdiri dari 15 anak-anak, 18 balita, 16 lansia, dan 72 orang dewasa. (*)

Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved