Angin Kencang Jadi Bencana Tertinggi di Jabar Selama 2022
Angin kencang menjadi bencana alam tertinggi yang terjadi di Jawa Barat selama 2022 dengan 401 kasus.
Penulis: Aldi M Perdana | Editor: Gelar Aldi Sugiara
Laporan Wartawan TribunPriangan.com, Aldi M Perdana.
TRIBUNPRIANGAN.COM, BANDUNG - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Jawa Barat mencatat, angin kencang menjadi bencana tertinggi di Jabar selama 2022 dengan 401 kasus.
"BMKG juga telah mengatakan bahwa cuaca akan ekstrem, sementara data kami mencatat bahwa kasus (bencana) yang sering terjadi selama 2022 adalah angin kencang," ungkap Andrie Setiawan, selaku Pranata Humas Ahli Muda BPBD Jabar saat ditemui Tribunpriangan.com di kantor BPBD Provinsi Jawa Barat, Jalan Soekarno-Hatta No 629, Sukapura, Kecamatan Kiaracondong, Kota Bandung, Selasa (18/10/2022).
Pada situs resmi program Jawa Barat Berbudaya Tangguh Bencana (BARATA), bencana yang terjadi di Jabar sepanjang 2022 tercatat 1014 kasus.
23 kasus di antaranya masih dalam proses penanganan, sedangkan 991 kasus lainnya sudah ditangani.
Baca juga: BPBD Jabar Siap Siaga 24 Jam Hadapi Potensi Bencana Akibat Cuaca Ekstrem
Baca juga: Jawa Barat Siaga Satu Bencana, Ini Respons BPBD Jabar
Andrie menuturkan, kasus tanah longsor menjadi bencana tertinggi kedua di Jawa Barat setelah angin kencang.
Hal tersebut, lanjut Andrie, dikarenakan Jawa Barat sudah dihadapi oleh musim penghujan.
"Kasus tanah longsor juga perlu diwaspadai di musim penghujan, karena ini merupakan kasus terbesar kedua sepanjang tahun 2022 dengan jumlah 398 kasus di Jawa Barat," tambah Andrie.
Kendati demikian, pihaknya mengimbau kepada masyarakat Jabar untuk tetap waspada terhadap dampak yang terjadi akibat bencana hidrometeorologi lainnya seperti banjir.
Baca juga: BPBD Sumedang Pasang Alat Peringatan Dini dan Pengukur Curah Hujan, Cegah Banjir Citengah Terulang
Andrie menyarankan masyarakat untuk mengunduh aplikasi InaRisk yang diluncurkan Badan Nasional Penanggulan Bencana (BNPB).
Pada aplikasi itu masyarakat bisa melihat data-data terkait potensi bencana suatu daerah beserta cara penanganannya. (*)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jabar/foto/bank/originals/rumah-Suherto-roboh.jpg)