Breaking News
Rabu, 8 April 2026

Disangka Serobot Lahan Parkir, Linmas Desa Sayang Sumedang Dibacok Residivis 

Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi korban pembacokan oleh seorang pria yang diduga residivis

Penulis: Kiki Andriana | Editor: Dedy Herdiana
istimewa
DIBACOK RESIDIVIS - Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, dibacok oleh seorang pria yang diduga residivis, Selasa (17/3/2026) sore 

Ringkasan Berita:
  • Anggota Linmas di Jatinangor, Sumedang dibacok pria diduga residivis saat mengatur parkir di depan toko.
  • Motif dipicu penolakan korban memberi uang saat dipalak pelaku beberapa hari sebelumnya.
  • Korban luka serius, pelaku ditangkap polisi.

 

Laporan Kontributor Tribunjabar.id, Kiki Andriana

TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG – Seorang anggota Linmas Desa Sayang, Kecamatan Jatinangor, Kabupaten Sumedang, menjadi korban pembacokan oleh seorang pria yang diduga residivis, Selasa (17/3/2026) sore. 

Peristiwa terjadi di depan sebuah toko di Jalan Kolonel Ahmad Syam RT04/06 Desa Sayang, Jatinangor

Korban diketahui bernama Deni Nugraha alias Deni Prov, warga Dusun Sayang RT 002 RW 006, Desa Sayang. Saat kejadian, korban tengah mengatur parkir di lokasi tersebut.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari pihak kepolisian, insiden bermula ketika dua hari sebelum terjadi pembacokan, pelaku yang diketahui bernama Agus memalak korban sejumlah uang saat sedang melakukan pengaturan lalu lintas. 

"Kejadiannya sekira pukul 16.30 WIB," kata apolsek Jatinangor, Kompol Rogers Thomas, dikonfirmasi Tribun Jabar.id, Kamis (19/3/2026).

Baca juga: Di Tengah Hujan dan Padatnya Mudik, Aksi 5 Gadis Berhijab ke Polisi di Sumedang Bikin Haru

Kapolsek mengatakan, dua atau tiga hari sebelumnya, pelaku  meminta uang kepada korban. Akan tetapi, korban tidak punya sehingga tidak diberi.

"Hal itu diduga memicu kemarahan pelaku," ujarnya. 

Kemudian, sebelum pelaku melakukan penyerangan terhadap korban, korban sedang menyebrangkan pengendara sepeda motor. 

"Melihat korban menyeberangkan pemotor,  pelaku mendatangi korban dan mendorongnya. Pelaku menegur korban karena merasa lahan parkirnya diambil alih, dan korban pun menjawab jika dirinya tidak menjadi juru parkir, tapi sedang mengatur lalu lintas," katanya. 

Ia menuturkan, pelaku yang juga merupakan warga Desa Sayang kemudian melakukan penyerangan menggunakan senjata tajam golok hingga melukai korban.

"Akibat kejadian tersebut, korban mengalami luka serius berupa robekan di bagian kepala sebelah kiri yang harus mendapatkan 19 jahitan, serta luka di bagian telinga kiri. Korban sempat mendapat perawatan di RS Universitas Padjajaran Jatinangor," ucapnya. 

Kapolsek menyebutkan, hingga kini, pihak kepolisian masih melakukan penanganan lebih lanjut terkait kasus pembacokan tersebut.

Menurutnya, ia memahami keresahan warga atas perilaku pelaku yang selama ini dinilai meresahkan.

"Pelaku merupakan residivis yang kerap membuat onar di lingkungan tersebut. Pelaku sudah ditangkap dan ditahan di ruang tahaan Polres Sumedang," ucapnya. (*)

 

Baca Berita-berita TribunPriangan.com di Google News

 

Sumber: Tribun Priangan
Rekomendasi untuk Anda

Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved