Aksi Simpatik Lima Gadis Berhijab di Sela Pengamanan Mudik, Beri Bunga untuk Polisi
Hujan turun cukup deras sejak sore di Bundaran Parakanmuncang, Jalan Raya Bandung–Garut, Kabupaten Sumedang, Rabu (18/3/2026)
Penulis: Kiki Andriana | Editor: ferri amiril
Ringkasan Berita:* Hujan turun cukup deras sejak sore di Bundaran Parakanmuncang, Jalan Raya Bandung–Garut, Kabupaten Sumedang, Rabu (18/3/2026). Hujan berlanjut hingga menjelang magrib
Laporan Kontributor TribunPriangan.com Sumedang Kiki Andriana
TRIBUNPRIANGAN.COM, SUMEDANG - Hujan turun cukup deras sejak sore di Bundaran Parakanmuncang, Jalan Raya Bandung–Garut, Kabupaten Sumedang, Rabu (18/3/2026). Hujan berlanjut hingga menjelang magrib.
Di tengah guyuran air dan lalu lintas yang terus meningkat pada puncak arus mudik Lebaran, sejumlah petugas kepolisian dan TNI tetap berdiri di jalan, mengatur kendaraan tanpa henti.
Di Pos Pengamanan (Pos PAM) Lebaran Bundaran Parakanmuncang para petugas sigap menjaga kelancaran arus mudik. Tangan-tangan mereka tak berhenti memberi isyarat kepada para pengendara, sementara kendaraan mengalir padat menuju ke arah timur tujuan Jawa Tengah.
Menjelang waktu magrib, di tengah suasana basah dan hiruk pikuk kendaraan, sebuah pemandangan berbeda muncul. Lima gadis muda berhijab berjalan mendekat ke arah para petugas.
Salah satunya, dia yang mengenakan pakaian gamis putih dengan balutan kerudung ungu muda, membawa bunga di tangannya.
Baca juga: Di Tengah Hujan dan Padatnya Mudik, Aksi 5 Gadis Berhijab ke Polisi di Sumedang Bikin Haru
Tanpa ragu, gadis jilbab ungu dan teman-temannya menghampiri polisi yang tengah berjaga, lalu menyerahkan bunga sebagai bentuk apresiasi. Aksi sederhana itu seketika mencuri perhatian di tengah tugas pengamanan yang padat.
Wafi Zaqiatunnisa (18), salah satu dari lima gadis tersebut, mengatakan aksi itu murni inisiatif mereka sebagai bentuk rasa terima kasih kepada para petugas.
“Tadi sempat bawa bunga juga, memberikan kepada polisi yang mengamankan lalu lintas. MasyaAllah, mengamankan lalu lintas hari ini,” ujarnya.
Ia dan teman-temannya yang merupakan warga Kampung Cibubuhan, Kecamatan Cimanggung, menyebut, apa yang mereka lakukan adalah wujud kepedulian masyarakat kepada aparat yang tetap bertugas saat banyak orang lain berkumpul bersama keluarga.
“Ini jadi bentuk kasih sayang kita sebagai rakyat. Ini inisiatif sendiri. Kami ucapkan banyak terima kasih kepada yang telah mengamankan lalu lintas di arus mudik ini. Bapak-bapak ini tidak di rumah, tapi dengan semangat luar biasa tetap bertugas,” katanya.
Bunga-bunga berwarna putih dan merah itu berpindah tangan, dari para gadis ke petugas yang tetap siaga. Bahkan, seorang polwan terlihat menerima bunga itu. Polwan sambil tetap mengatur arus kendaraan memegang bunga itu di tangan kirinya, sementara tangan kanannya memberi isyarat agar lalu lintas tetap lancar.
Kapolsek Cimanggung, Kompol Aan Supriatna, mengaku terkejut sekaligus terharu dengan aksi spontan tersebut.
“Luar biasa, saya juga kaget. Tiba-tiba kami sedang mengatur lalu lintas yang meningkat, lalu ada adik-adik ini memberikan bunga,” katanya.
Menurutnya, perhatian kecil seperti itu justru menjadi penyemangat besar bagi para petugas di lapangan.
“Ini menjadi penambah semangat bagi kami,” ujarnya.(*)
| Eks Kadishub Sumedang Dijemput dan Diperiksa Kejari Hingga Malam, Lalu Ditahan |
|
|---|
| 20 Jam Mencari Akhirnya Tim SAR Gabungan Temukan Korban Longsor Sumedang |
|
|---|
| Pencarian Lansia Tertimbun Longsor di Ciranggon Sumedang Belum Membuahkan Hasil |
|
|---|
| Pelaku Penganiaya Janda Asal Tasikmalaya Masih Berkeliaran, Ini Yang Dilakukan Polisi |
|
|---|
| Pria Lansia Masih Tertimbun Longsor di Ciranggon Sumedang Selatan, 7 Orang Selamat |
|
|---|
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/priangan/foto/bank/originals/beribungauntukpolisisisisisi.jpg)